Gafatar Bogor

Rumah Eks Gafatar di Bojonggede Sudah Dijual, Kades: Tidak Ada Lagi Yang Bermukim di Sini

Kendati demikian, pihaknya tidak menutup diri jika mantan anggota Gafatar itu masih ingin tinggal di wilayahnya.

Penulis: Damanhuri | Editor: Bima Chakti Firmansyah
Istimewa
Mantan anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di lokasi penampungan Rumah Perlindungan Trauma Center ( RPTC) Bambu Apus, Jakarta Timur. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogormcom, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Rumah eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang berlokasi di Desa Bojonggede kini sudah dijual.

Ketiga Kepala Keluarga yang tinggal di Desa Bojonggede tersebut yakni, Keluarga Feriansyah (29), M sukron (33) dan M yunus(29).

Kepala Desa Bojonggede, Dede Malvina membenarkan jika ketiga nama tersebut pernah tinggal di wilayah Desa Bojonggede.

Namun, setelah dilakukan pengecekan kelapangan rupanya orang-orang itu sudah tidak lagi bermukim di Desa Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Rumah atas nama M yunus sudah dijual setahun yang lalu sama yang bersangkutan. Dan atas nama feriansyah ga ada datanya," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (27/1/2016).

Lebih lanjut dia mengatakan, atas nama M sukron yang bermukim Vila asia blok G no 30 Desa Bojong gede hanya sebatas mengontrak rumah.

"Jadi tidak ada lagi yang berdomisili dan mempunyai keluarga di desa bojonggede," kata dia.

Kendati demikian, pihaknya tidak menutup diri jika mantan anggota Gafatar itu masih ingin tinggal di wilayahnya.

"Yang terpenting mereka siap dengan kondisi yang harus di jalani di Bojonggede. Yang kami lihat unsur kemanusiaannya, sebab banyak anak-anak yang mereka bawa yang juga harus dilindungi," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved