Mahasiswa Tabur Bunga, Satpol PP Berjaga-jaga

Dalam aksinya para mahasiswa menilai Badan Kehormatan Daerah (BKD) Kota Bogor, telah mati.

Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Soewidia Henaldi
TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya
Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Aksi Solidaritas Mahasiswa melakukan tabur bunga sebagai simbol matinya BKD. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Massa mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Kota Bogor melakukan tabur bunga di pintu masuk kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Rabu (3/2/2016).

Dalam aksinya para mahasiswa menilai Badan Kehormatan Daerah (BKD) Kota Bogor, telah mati.

"Kami sangat prihatin soal tindakan itu, apapun alasannya, luka lebam pada Dita tidak dapat dibenarkan, makanya polisi juga segera bertindak," kata Koordinator aksi, Wahyu Mulyana, kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (3/2/2016).

Aksi unjuk rasa ini, juga diarahkan bagi bagi BKD dan Ketua DPRD Kota Bogor, Untung Maryono.

"Itu terjadi pada rekan kami, teman kami terkena aksi pendorongan oleh Ketua DPRD, sampai saat ini laporan soal itu tidak juga ditindak lanjuti oleh BKD, makanya kami anggap BKD ini mati suri," katanya.

Aksi unjuk rasa berupa tabur bunga ini, juga diperuntukan soal satu laporan mengenai keberangkatan Ketua DPRD Kota Bogor ke Paris, dalam menghadiri acara ICLEI pada bulan Desember 2015 lalu.

"Kalau memang arwah dari BKD ini tidak juga ditindaklanjuti juga, kami akan kembali lakukan aksi lagi," kata Wahyu.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved