Breaking News:

Pria Ini Babak Belur Ketika Mau Potong Rambut, Dia Datang ke Salon Pukul 5 Pagi

Istri pemilik salon mengatakan bahwa suaminya sedang shalat subuh di masjid dan meminta Almi menunggu.

Editor: Vovo Susatio
i.ytimg.com
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, INDRALAYA - Massa menghajar Almi (24), pria asal Desa Tulung Jaya, Kecamatan Kelekar, Muara Enim, Sumatera Selatan.

Peristiwa ini terjadi ketika Almi hendak memotong rambut di sebuah salon di di Kelurahan Timbangan, Ogan Ilir, Kamis (4/2/2016) pukul 05.00 pagi.

Almi dipukul karena dicurigai hendak mencuri di salon tersebut.

Akibatnya, pria yang sehari-harinya mengamen di Jalintim Palembang-Ogan Ilir ini babak belur.

Dari pengakuan Almi, awalnya ia hendak memangkas rambut di salah satu salon yang ada di Simpang Timbangan, Ogan Ilir.

Almi datang ke salon itu pada pukul 05.00 subuh.

Istri pemilik salon mengatakan bahwa suaminya sedang shalat subuh di masjid dan meminta Almi menunggu.

Nah, saat menunggu itu Almi masuk ke salon dan membuka laci.

Saat suami pemilik salon pulang dari masjid dan melihat ada Almi di dalam salon, ia memanggil tetangganya lalu menangkap pria itu karena dikira hendak mencuri.

Almi kemudian dihajar warga hingga babak belur.

Beruntung, ada polisi yang lewat sehingga Almi dapat diselamatkan dan dibawa ke Mapolres Ogan Ilir.

“Aku cuma nak motong rambut, bukan nak maling,” kata Almi sambil meringis kesakitan.

Kepala Dinas Sosial Ogan Ilir Edi Rizal yang menjemput Almi mengatakan, Almi adalah seorang gelandangan.

Karena tidak terbukti hendak mencuri, dia diserahkan ke Dinas Sosial Ogan Ilir untuk mendapat pembinaan.

“Almi kita antar ke Dinas Sosial Provinsi Sumsel untuk dibina di sana karena fasilitas di sana lebih lengkap,” katanya. (Kontributor Ogan Komering Ilir, Amriza Nursatria)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved