Breaking News

Demonstran Bakal Bubar Kena Senjata Antik Ini, Peluru Karet Disingkirkan

Senjata ini hemat biaya dan beradab. Jauh lebih baik daripada menembakkan peluru karet yang dapat menyebabkan cidera

Tayang:
Editor: Vovo Susatio
via BBC
Polisi di India sedang berlatih menggunakan ketapel untuk mengatasi aksi unjuk rasa dan kerusuhan. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Aparat kepolisan di India Utara memutuskan mengganti persenjataan modern yang selama ini dipakai untuk mengatasi kerusuhan dan aksi unjuk rasa dengan katapel berpeluru bola cabai.

Keputusan mengganti meriam air dan gas air massa untuk pengendalian massa diambil karena diperkirakan persenjataan "tradisional" ini akan lebih efektif.

"Ini jauh lebih baik daripada harus menembakkan peluru karet yang dapat menyebabkan cidera," kata pejabat kepolisian di negara bagian Hisar Haryana, Anil Kumar Rao.

Anil mengatakan, ketapel dan bola cabai ini hanya akan digunakan dalam keadaan darurat demi meminimalisasi kerusakan dan jatuhnya korban luka.

Selanjutnya, aparat kepolisian setempat kini tengah menjalani pelatihan untuk menggunakan ketapel.

Adapun pelurunya terbuat dari bola karet yang berisi bubuk cabai.

Terkait kebijakan ini, muncul kekhawatiran dari warga yang merasa peluru cabai itu pun akan melukai.

Namun, Kepala Kepolisian Distrik Jind Abhishek Jorwal membantahnya.

"Bola cabai tidak akan menyebabkan kerusakan permanen, tetapi akan efektif dalam mengendalikan pengunjuk rasa," kata Abhishek.

Sementara Anil berpendapat, senjata ini merupakan alat yang efektif untuk mencegah berkembangnya kerusuhan.

"Sangat positif, senjata ini hemat biaya dan beradab. Jauh lebih baik daripada menembakkan peluru karet yang dapat menyebabkan cidera," kata dia lagi. (Odditycentral/BBC)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved