Pelajar SMP Lompat Dari Gedung Sekolah, Polisi akan Periksa Mantan Kekasih
Ada lima orang yang sudah kami minta keterangan, termasuk mantan kekasih korban yang juga akan kami periksa,
Penulis: Damanhuri | Editor: Vovo Susatio
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Polisi melakukan penyelidikan kasus tewasnya Zahra Fadilah (15), pelajar SMP Eka Wijaya, Cibinong, Bogor yang meninggal dunia setelah jatuh dari lantai atas gedung sekolahnya, Jumat (19/2/2016) lalu.
Polisi melakukan pemeriksaan sejumlah orang yang dianggap menjadi saksi tewasnya pelajar SMP kelas IX C tersebut.
Baca: Siswi SMP Jatuh Dari Lantai Atas Sekolah, Temannya Terima Pesan BBM 'Gua Udah Cape'
Kapolsek Cibinong, Kompol Hida Tjahjono menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan staf sekolah, teman mendiang Zahra dan juga pihak keluarga.
"Ada lima orang yang sudah kami minta keterangan, termasuk mantan kekasih korban yang juga akan kami periksa," ujar Kompol Hida Tjahjono kepada TribunnewaBogor.com, Sabtu (20/2/2016).
Menurut kapolsek, polisi sementara ini menduga remaja putri itu menghadapi persoalan diputus cinta oleh kekasihnya.
"Dugaan sementara korban bunuh diri karena masalah pribadi, tapi kami juga masih mendalami kasus ini," kata Hida Tjahjono.
Informasi yang diterima dari keluarga, kata kapolsek, mendiang Zahra sempat memberi tanda berpamitan beberapa hari lalu.
"Memang dari beberapa hari terakhir sebelum kejadian, korban sempat bilang. Namun tidak ditanggapi serius, sebab mereka pikir korban tidak akan melakukan hal senekat itu," bebernya.
Zahra Fadilah (15), siswi kelas IX C SMP Eka Wijaya Cibinong meninggal dunia setelah jatuh dari lantai empat gedung sekolahnya di Jalan Raya Mayor Oking RT 02/02 Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Jumat (19/2/2016).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-tewas_20151118_131419.jpg)