Gerakan Kantong Plastik Berbayar

Pemkot Bogor Tiga Bulan Kenalkan Gerakan Plastik Berbayar, Bima Arya Belanja Bawa Tas Sendiri

Kita juga menerapkan di lingkungan Balai Kota. Saat rapat yang mau minum harus bawa botol sendiri dari rumah

Tayang:
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Vovo Susatio
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor Bima Arya berbelanja dengan membawa tas sendiri ketika melakukan sosialisasi penggunaan tas belanja dan plastik berbayar pada beberapa tempat perbelanjaan di Bogor, Minggu (21/2/2016) pagi. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Pemerintah Kota Bogor menargetkan waktu tiga bulan sosialisasi program plastik berbayar untuk mengurangi sampah plastik di Bogor.

Gerakan plastik berbayar ini diharapkan dapat menjadi ajakan bagi masyarakat agar membawa tas sendiri saat berbelanja.


TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho

Pemerintah Kota Bogor juga akan menggandeng para ketua RT dan RW untuk turut menyebarkan informasi gerakan plastik berbayar.

"Kita tahu, kalau di pasar tradisional bisa agak sulit karena penggunaan tas atau kantung plastik tidak terkontrol. Maka dari itu, kita juga akan melakukan sosialisasi sampai wilayah RT, RW dan kelurahan," ujar Wali Kota Bogor Bima Arya, Minggu (21/2/2016).

Baca : Sosialisasi Penggunaan Kantong Plastik Berbayar, Bima Arya Langsung Belanja Perlengkapan Dapur

Bima hari ini meresmikan gerakan plastik berbayar di Taman Ekspresi Bogor yang bertepatan dengan Hari Sampah Nasional.

Selain menerapkan upaya pengurangan limbah plastik di tengah masyarakat Kota Bogor, Bima juga mendorong aksi tersebut dilakukan di lingkungan Pemerintah Kota Bogor.

Bima mengimbau jajaran pegawai Pemkot Bogor agar mengurangi penggunaan air minum dalam kemasan plastik, berganti dengan botol yang disiapkan sendiri dari rumah.

"Kita juga menerapkan di lingkungan Balai Kota. Saat rapat yang mau minum harus bawa botol sendiri dari rumah," ujar Bima.

Bima menegaskan, upaya mengurangi sampah plastik harus dimulai dari hulu.

"Agar program ini berjalan kita harus mulai dari hulunya. Bogor itu setiap hari membuang 535 ton sampah dan 10 persennya adalah plastik yang sulit didaur ulang. Ini salah satu permasalahan serius yang harus segera diselesaikan," tegas Bima.

Pada Minggu (21/2/2016) pagi, Bima melakukan sosialisasi penggunaan tas belanja dan plastik berbayar di beberapa tempat perbelanjaan di kawasan Bondongan, Bogor.

Baca : Bima Arya Posting Foto Belanja 'Cantik' di Instagram, Netizen Minta Tempat Sampah Diperbanyak

Wali kota antara lain berbelanja di Super Indo, tempat perbelanjaan yang banyak dikunjungi.

Sambil berbelanja, Bima mencontohkan dirinya membawa tas belanjaan sendiri.

Saat hendak membayar belanjaannya, Bima meminta petugas kasir memasukkan barang-barang yang ia beli ke dalam tas yang ia bawa sendiri.

"Belanjaan saya masukin sini aja. Saya bawa tas sendiri," ujar Bima sembari tersenyum.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved