Bogor Banjir dan Longsor

Waspada, BMKG Sebut Kemarin Hujan Ekstrem Terjadi di Bogor

"Mulai dari kemarin sampai beberapa hari ke depan ini merupakan puncak musim hujan."

Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Suut Amdani
TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
BMKG Stasiun Klimatologi Klas I Dramaga Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudhi Maulana

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, DRAMAGA - Waspadai bencana banjir dan longsor selama satu minggu ke depan ini.

Sebab, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Klas I Bogor memprediksi puncak musim hujan terjadi dalam pekan ini.

Kasie Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Klas I Dramaga Bogor, Hadi Saputra mengatakan puncak musim hujan terjadi pada minggu ini.

"Mulai dari kemarin sampai beberapa hari ke depan ini merupakan puncak musim hujan. Terlihat saat kemarin saja curah hujan mencapai di atas 100 milimeter, itu sudah kategori hujan ekstrem," katanya kepada TribunnewsBogor.com, Senin (29/2/2016).

Lanjutnya, musim hujan sebenarnya sudah masuk pada bulan November 2015, dan sempat berhenti.

Lalu, lanjut kembali mulai awal Januari, dan diperkirakan akan berakhir pada April 2016.


TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana

Puncak musim hujan yang terjadi dalam pekan ini cenderung akan terjadi hujan pada dini hari hingga pagi hari.

Durasi hujannya ada yang lebih dari satu jam dan bahkan kurang, tergantung kondisi awan hujan.

Kemungkinan, hujan deras seperti kemarin akan kembali terjadi di wilayah Jabodetabek, dengan durasi hujan yang cukup lama.

"Tahun lalu, puncak hujannya terjadi pada Januari. Dalam sebulan, curah hujannya sampai 400 milimeter. Untuk tahun ini, baru dua hari saja sudah 200 milimeter, berarti dalam sebulan bisa sampai 600-700 mililiter," terangnya.

Setelah sepekan memasuki puncak musim hujan, intensitas hujan akan cenderung menurun hingga memasuki masa peralihan ke musim kemarau pada April.

Normalnya, musim hujan seharusnya terjadi pada bulan September.

Namun, saat tahun kemarin ada gangguan El Nino atau El Nina, musim hujan mundur menjadi November.

"Untuk tahun ini belum bisa dipastikan kapan masuk musim hujan. Biasanya bisa terdeteksi pada Maret, apakah ada angguan El Nino, El Nina atau normal," tuturnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved