Kota Bogor Satu Arah

Pemkot Bogor Persiapan Jalan Sistem Satu Arah, Bima Arya dan Tim Pusing Menata PKL

Target kami minggu ketiga Maret harus selesai, karena kan awal bulan April akan uji coba

Tayang:
Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Vovo Susatio
Ist
Grafis rute rencana jalan sistem satu arah di Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor sudah menentukan Sistem Satu Arah (SSA) akan mulai diuji coba pada 1 April 2016 nanti.

Satu bulan sebelum melakukan perubahan arus lalulintas searah jarum jam di seputar Istana Bogor, sosialisasi dan berbagai persiapan pun terus dilakukan.


TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya
Jalan Pajajaran, dekat kawasan Tugu Kujang, Kota Bogor, akan menjadi bagian dari Sistem Satu Arah mulai April 2016 mendatang

Pemkot Bogor antara lain menyebar grafis rute jalan SSA melalui jejaring media sosial.

Harapannya, masyarakat pengguna jalan raya bisa lebih memahami perubahan rute jalur jalan di pusat Kota Bogor yang berlaku pada April mendatang.

"Kalau di Pasar Bogor sudah on the track, tinggal sosialisasi saja," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya, kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (2/3/2016).


TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya
Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bogor, masuk dalam jalur Sistem Satu Arah mulai April 2016 mendatang

Selain sosialisasi, saat ini Bima bersama tim persiapan jalan SSA tengah dipusingkan upaya sterilisasi beberapa jalur alternatif dari aktivitas pedagang kakilima alias PKL.

Jalur alternatif dianggap sangat penting sebagai penunjang realisasi penerapan SSA dan juga untuk lintasan kendaraan angkutan umum.

Seperti misalnya Jalan Dewi Sartika yang kiri kanannya masih penuh deretan pedagang kakilima.

"Penataan Jalan Dewi Sartika perlu ditingkatkan," ujar Bima.

Selain kawasan Jalan Dewi Sartika, Kepala Bidang Rekayasa Lalulintas Dinas Lalulintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor, Agus Suprapto, menyebut jalur alternatif yang juga butuh perhatian khusus yakni Jalan Lawang Saketeng, Suryakancana, Bogor Tengah, Kota Bogor.

Saat ini, kondisi jalan yang akan menjadi jalur alternatif tersebut masih dipenuhi pedagang kaki lima (PKL).


TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya
Jalur jalan Sistem Satu Arah mulai April 2016 mendatang juga menggunakan ruas Jalan Ir H Juanda Kota Bogor, di daerah simpang BTM ini.

Pengoptimalan jalur alternatif ini dilakukan untuk meminimalisir lonjakan arus lalulintas pada sisi samping, yang diperkirakan bakal terkena imbas dari penerapan SSA di jalur utama.

"Harus segera mungkin dibereskan, Jalan Dewi Sartika yang paling utama. Ini tinggal SKPD terkait melakukan penertiban," kata Agus.

Pihaknya masih terus melakukan persiapan, terutama terkait distribusi rambu jalan.

"Marka jalan sekarang masih pabrikisasi, termasuk water barrier sedang dalam tahap kanalisasi. Target kami minggu ketiga Maret harus selesai, karena kan awal bulan April akan uji coba," ujar Agus.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved