Air Enggak Ngalir dari Pagi, Eva Terpaksa Tidak Mandi
"Saya sudah coba telepon ke PDAM dari pagi, tapi nggak diangkat-angkat,"
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Soewidia Henaldi
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Vivi Febrianti
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKARAJA - Seorang ibu rumah tangga, Eva Puspitasarie mengeluhkan air PDAM di rumahnya yang tidak ngalir sejak subuh tadi.
"Dari subuh nggak nyala sama sekali, sampai sekarang," kata Eva kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (8/3/2016).
Eva tinggal di Perumahan Villa Bogor Indah, Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
"Saya sudah coba telepon ke PDAM dari pagi, tapi nggak diangkat-angkat," katanya.
Akibat air yang tidak mengalir tersebut, hingga saat ini, Eva tidak bisa melakukan aktifitas rumah tangga.
"Nggak bisa nyuci, mandi, airnya kering banget. Nggak mengalir sama sekali," keluhnya.
Untuk memasak sehari-hari, Eva memang tidak terbiasa menggunakan air PDAM, sebab kondisi airnya yang kotor.
"Kalau ngalir biasanya juga keruh, berlumut, harus disaring. Saya nggak berani buat masak, jadi selalu pakai air galon," kata dia.
Belum lagi, ketika dipakai untuk mencuci baju di mesin cuci, baju yang berwarna putih berubah jadi cokelat.
"Apalagi saya alergi, jadinya ke dokter kulit terus. Hampir sebulan dua sampai tiga kali," keluhnya.
Dia berharap, pihak PDAM Tirta Kahuripan bisa segera segera memperbaiki aliran air ke rumahnya.
"Ya setidaknya respon lah telepon saya, kalau memang ada perbaikan dan akan ada gangguan, tolong dikasih tahu sebelumnya," kata dia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-air_20160308_144313.jpg)