Tuntut Kajari Mundur Foto Bima Arya Dilemparin Telur
Selain melempar foto Wali Kota, para pendemo juga membakar ban bekas.
Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Soewidia Henaldi
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Foto Wali Kota Bogor, Bima Arya, di lempari telur oleh sekelompok mahasiswa di kantor Kejaksaan Negeri Bogor, pada Kamis (10/3/2016) siang.
Para mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (Gemak) menuntut Kejaksaan Negeri Bogor segera melimpahkan berkas kasus mark up lahan PKL di Warung Jambu ke pengadilan.
Selain melempar foto Wali Kota, para pendemo juga membakar ban bekas.
"Kasus pembebasan lahan blok pasar Warung Jambu, seluas tujuh ribu meter ini, belum juga rampung selama satu tahun lebih ditangani oleh Kejari Bogor," ujar Kordinator lapangan Gemak, Egi Hendrawan dalam orasinya.

TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya
Dia mengatakan, saat ini kasus dugaan pembebasan lahan senilai Rp 43,1 miliar ini masih dalam proses penyidikan.
Kejaksaan sudah sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, namun belum juga melakukan penahanan.
"Kejari harus berani menahan para tersangka, ungkap juga peran Wali Kota Bogor, Wakilnya, Sekda dan banggar DPRD dalam kasus ini," ujar Egi.
Selain itu mereka juga mempertanyakan uang senilai Rp 26 Miliar yang belum lama ini disita oleh tim penyidik Kejari Bogor dari rekening pemilik lahan Warung Jambu.
"Uang yang disita hanya Rp 26 miliar, lalu kemana sisanya, ganti saja Kepala Kejari Bogor kalau tidak bisa menyelesaikan permasalahan ini," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/demo-kejaksaan_20160310_142557.jpg)