Hiii Ada 'Pocong' di Kampus IPB

Pocong tersebut tergeletak di depan Graha Widya Wisuda (GWW) IPB.

Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Soewidia Henaldi
TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
Sejumlah tukang ojek berunjuk rasa di Kampus IPB, Senin (14/3/2016). Mereka menolak kebijakan kampus yang melarang motor beroperasi masuk kampus. 

"Waktu itu ditawarin, tapi dikelola sama pihak ketiga. Awalnya ditawarin gaji Rp 800 ribu lalu ditambah lagi jadi Rp 1,5 juta," katanya.

Sementara, Kepala Biro Umum IPB, Cahyono Tri Wibowo mengatakan, sebenarnya IPB memiliki hak pengelolaan secara otonomi.

"Dan jadi sebenarnya ojek tak ada izinnya. Kita sudah memberikan solusi untuk merekrut mereka menjadi pegawai dengan gaji Rp 1,5 juta," katanya.

Dari 217 tukang ojek yang terdata, baru lima orang yang sudah bergabung.

Mereka akan dipekerjakan menjadi kondektur bus kampus, sopir mobil listrik, penjaga shelter sepeda dan lainnya.

"Hingga saat ini kami masih membuka pintu bagi tukang ojek yang ingin bergabung," ujarnya.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved