Kota Bogor Satu Arah
Jalur Searah, Rute Angkutan Kota di Bogor Lebih Jauh
rute angkot dari Stasiun Bogor ke Kebun Raya Bogor harus memutar melewati Jalan Pajajaran dan Tugu Kujang
Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Soewidia Henaldi
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Penerapan Sistem Satu Arah (SAA) yang akan diberlakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membuat rute angkutan kota (angkot) berubah dan jarak tempuh menjadi lebih jauh.
Mulai 1 April 2016 nanti, rute angkot dari Stasiun Bogor ke Kebun Raya Bogor harus memutar melewati Jalan Pajajaran dan Tugu Kujang.
Perubahan arah lalu lintas di Jalan Ir H Juanda, Jalan Jalak Harupat, Jalan Pajajaran dan Jalan Otto Iskandar (Otista), membuat jarak tempuh angkot menjadi lebih jauh.
"Ada 13 trayek yang melintas di seputar Kebun Raya Bogor, asal dan tujuan trayek tidak berubah, hanya jalurnya saja yang berubah," ujar Kepala Bidang Lalulintas Dinas Lalu lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor, Agus Suprapto kepada TribunnewsBogor.com.
Trayek yang berubah seperti 01 Cipinang Gading - Merdeka, 02 Sukasari - Bubulak, 03 Baranangsiang - Terminal Bubulak, 05 Cimahpar - Ramayana, 06 Cilebut - Ramayana, 07 Ciparigi - Terminal Merdeka, 08 Warung Jambu - Ramayana, 09 Sukasari - Warung Jambu, 10 Bantar Kemang - Merdeka, 11 Pajajaran Indah - Pasar Bogor dan trayek 13 Ramayan - Mutiara Bogor Raya, 21 Ciawi - Baranangsiang, serta 23 Ramayana - Taman Kencana -Warung Jambu.
Perubahan rute paling dekat yakni pada trayek 02 jurusan Sukasari - Terminal Bubulak.
Sebelum SSA diberlakukan, angkutan ini berangkat dari Bubulak menuju Jalan Kapten Muslihat melintas di depan Stasiun Bogor, kemudian belok kanan ke Jalan Djuanda mengarah ke Mall BTM dan melintas tepat di depan gerbang utama Kebun Raya Bogor.
"Berubah sedikit, masih tetap Jalan Kapten Muslihat, tapi di simpang SMP 1 jadi belok kiri ke arah Jalan Jalak Harupat, terus sampai Jalan Pajajaran, di Simpang Kujang belok kanan ke Ottista, masuk ke Suryakencana dan keluar di Lawang Saketeng, kembali ke Bubulak lewat Juanda dan Kapten Muslihat," kata Agus.
Pihaknya kini tengah mematangkan persiapan pemberlakuan SSAsearah jarum jam di seputar Kebun Raya Bogor.
"Kanalisasi simpang lalulintas, penyesuaian traffic light sudah kami lakukan, terpenting pembenahan jalur alternatif seperti Ottista, Jalan Roda, Suryakancana yang terkena dampak," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/jalan-kapten-muslihat_20160314_100158.jpg)