Ini Alasan Tetap IPB Berlakukan Green Transportation

Jumlah sepeda motor masuk IPB Darmaga 5.000 unit per hari.

Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Suut Amdani
TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
Institut Pertanian Bogor (IPB) berlakukan program Green Transportation. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudhi Maulana

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, DRAMAGA - Institut Pertanian Bogor (IPB) keukeuh memberlakukan program Green Transportation meskipun mendapat pertentangan dari warga sekitar kampus.

IPB menilai, pemberlakukan green transportation ini untuk membangun budaya ramah lingkungang baik mahasiswa maupun civitasnya.

Salah satunya, yakni bisa mengurangi emisi gas kendaraan yang ada di wilayah kampus.

Selama ini kampus IPB disesaki emisi gas kendaraan bermotor yang berlalu lalang di wilayah akademik kampus.

Kepala Biro Hukum, Promosi dan Humas IPB, Yatri Indah Kusumastuti mengatakan sebagai langkah awal, IPB mengatur pemakaian dan lokasi parkir kendaraan bermotor.

"Untuk sepeda motor tidak bisa lagi berkeliaran di wilayah akademik kampus. Sehingga sepeda motor harus parkir di tempat lokasi yang telah ditetapkan," katanya kepada TribunnewsBogor.com.

Lanjutnya, area parkir Gudung Graha Widya Wisuda, area parkir sebrang GreenTV, area parkir Menwa dan area parkir Fakultas Peternakan (Fapeta).

Jumlah sepeda motor yang parkir di Kampus IPB Darmaga saat ini berkisar antara 4.000 hingga 5.000 unit per hari.

Sebelumnya, pada 2015 lalu mencapai 10.619 unit per hari, itu pun yang terparkir di tempat parkir, belum terhitung yang parkir sembarangan.

Penurunan jumlah kendaraan tersebut tentu telah berdampak positif terhadap penurunan tingkat emisi secara signifikan di dalam kampus.

Selain itu, data dari Polsek Dramaga dan Unit Keamanan Kampus (UKK) IPB menunjukkan dalam enam bulan terakhir jumlah kriminalitas seperti pencurian sepeda motor, penjambretan dan lain-lain berkurang.

Sehingga, tingkat kemanan di dalam kampus membaik setelah adanya pembatasan keluar masuk kendaraan bermotor.

Solusi yang diberikan oleh pihak IPB adalah dengan menyediakan bus kampus, mobil listrik dan penyimpanan sepeda.

Meskipun penggunaan bus kampus dan mobil listrik ini berbayar, sifatnya disinsentif.


TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved