Bogor Banjir dan Longsor
Banjir Rendam Pasar Induk Jambu Dua
Banjir setinggu lutut orang dewasa
Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Soewidia Henaldi
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Luapan sungai Ciliwung merendam kios di lantai basement Bolok A pasar induk Jambu Dua Bogor Utara, Kota Bogor,
Banjir setinggu lutut orang dewasa menyebabkan pedagang tidak bisa berjualan.
Kejadian yang menimpa para pedagang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, saat debit sungai Ciliwung besar.
"Ini air dari saluran air warga, memang setiap Ciliwung meluap airnya masuk lewat situ," kata Fredi (48), pedagang ikan kepada TribunnewsBogor.com di lokasi.
Saat ini, para pedagang memilih untuk menunggu air surut.
"Kalai begini yah tidak bisa jualan, mending nunggu dulu," ujarnya.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor, Jumat petang juga menyebabkan perumahan Graha Indah, Kelurahan Kedunghalang, Bogor Utara, Kota Bogor kebanjiran.
Ketinggian air yang merendam perumahan yang lokasinya berdekatan dengan sungai Ciliwung setinggi pinggang orang dewasa.
Air luapan sungai Ciliwung mulai masuk ke areal perumahan sekitar pukul 18.00 WIB tadi.

TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya
Seorang warga Philip (48) menjelaskan, air merendam akses jalan menuju ke perumahan.
Akibatnya warga perumahan kesulitan untuk melintas karena air cukup tinggi.
"Kita tidak melintas karena airnya cukup deras," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, di lokasi.
Sementara itu Jupri, Satpam komplek mengatakan, air tadinya hanya setinggi mata kaki namun lama kelamaan meningkat.
"Disini baru hujan, kayanya luapan dari Ciliwung," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, debit tinggi muka air (TMA) di Bendung Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat sore ini mengalami peningkatan cukup drastis.
Saat ini ketinggian air mencapai 250 cm atau siaga 1 pukul 17.30 WIB.
Sebelumnya ketinggian air mencapai angka 200 cm dengan status Siaga 2 pukul 17.00 WIB.
"Kenaikan cukup cepat, barusan naiknya menjadi 250 cm siaga 1," kata petugas jaga Bendung Katulampa, Muhammad Alwan, Jumat (1/4/2016).
Lanjutnya, ketinggian air sebelumnya masih normal 30 cm mulai pagi pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Pukul 16.30 WIB ketinggian air mencapai angka 150 cm dengan status Siaga 3.
Karena di wilayah Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat hujan deras, ketinggian air kembali meningkat.
Ketinggian air menyentuh angka 200 cm dengan status Siaga 2.
"Kondisi di Puncak masih hujan, diperkirakan air akan kembali meningkat. Kami mengimbau agar warga di bantaran Sungai Ciliwung untuk berhati-hati," ujarnya.
Hingga saat ini hujan deras masih menguyur wilayah Bogor termasuk kawasan Puncak.
Informasi yanga dihimpun TribunnewsBogor.com dari anggota Bogor SAR Community (BSC), air Ciliwung saat ini hampir menyentuh besi penyangga jembatan Satu Duit, Warung Jambu, Bogor Utara.
Selain itu, air luapan Ciliwung juga menyebabkan rumah warga di Kampung Bebek, Kelurahan Kedung Badak, Tanahsareal, Kota Bogor terendam.
"Kita sedang mengevakuasi warga di Kampung Bebek, karena rumahnya mulai terendam banjir," ujar Sakti Domaz, anggota BSC.(*)