Bogor Banjir dan Longsor
Malam Ini Jupli Tidur Mengenakan Baju Basah, Tiga Kampung Teredam Luapan Ciliwung
Malam ini warga tidur dalam kondisi basah.
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Suut Amdani
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Banjir yang terjadi di kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara merendam tiga kampung setinggi dada orang dewasa.
Banjir tersebut merupakan banjir kiriman dari aliran sungai Ciliwung yang berada di sisi jalan utama masuk perumahan Graha Indah.
Aliran Sungai Ciliwung tampak meluap dan membanjiri kawasan perumahan Graha Indah, Kampung Pangkalan, Kampung Bebek.
Banjir yang merendam kawasan perumahan Graha Indah sempat merendan rumah milik bapak Irwan hingga setinggi betis orang dewasa.
Banjir tersebut memasuki kawasan Jalan Cendana 2.
"Tadi itu banjir cuma di jalan utama aja, lama lama masuk gang, eh masuk deras sampai kedalam rumah, sampai dapur," ujar Irwan kepada TribunnewsBogor saat sedang membersihkan air di dalam rumahnya.

Tribunnewsbogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Selain itu banjir juga merendam kawasan jalan di Kampung Pangkalan.
Namun banjir yang terjadi di kampung pangkalan hanya terjadi di depan jalan utama yang berada di RW 7.
Untungnya banjir tersebut tidak merendam rumah warga.
"Iya untungnya di kampung pangkalang enggak merendam rumah warga, cuma di jalan saja, enggak sampai masuk gang," ucap Jupli Satpam Komplek.
Sedangkan yang terparah adalah banjir yang merendam rumah warga di Kampung Bebek, puluhan rumah terendam.
Banjir di kampung bebek merendam rumah warga hingga setinggi leher orang dewasa.
Saat itu warga tidak sempat menyelamatkan pakaian mereka.

Tribunnewsbogor.com/Lingga Arvian Nugroho
"Jangankan warga, rumah saya aja ke rendam, tadi itu sampai setinggi leher," ujar Jumadi Ketua Rw 10.
Banjir tersebut merendam semua kawasan di Rw 10 dan yang terparah adalah banjir di kawasan Rt 02.
Hingga banjir surut belum ada pihak kelurahan ataupun penanggulangan bencana yang hadir.
Sementara itu warga pun tidur hanya beralasan lantai, karena perlengkapan tidur dan pakaian pun ikut terendam banjir.
"Kalau sekarang sih paling pakai tiker, atau di lantai, baju aja ke rendem, engga tau nih masih ada yang kering atau belum, tadi sih belum ada pihak kelurahan," ujarnya.
Hingga saat ini banjir di kawasan tersebut sudah surut dan tidak ada korban jiwa.
Namun lumpur masih menutupi jalan di kawasan perumahan Graha Indah, Kampung Pangkalan dan Kampung Bebek.
"Syukurnya engga ada korban, cuma lumpur aja masih numpuk," ucapnya.