Breaking News:

Demo Tolak SSA

Ini Rencana Rerouting Angkot, Ada yang Digabung, Diperpanjang hingga Dihilangkan

"Sekarang konsep kajian baru kami rumuskan."

TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya
Sopir angkot akhirnya membubarkan diri setelah menggelar aksi demo sejak pagi hari. Mereka tetap mengancam akan melakukan demo lagi besok pagi. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Rencana mengatur ulang trayek angkutan umum di Kota Bogor, masih dalam kajian dan menunggu kesepakatan antara Pemerintah Kota.

Solusi awal dari tuntutan pengemudi angkutan umum, yakni melakukan percepatan realisasi rencana perubahan rute angkutan atau rerouting.

"Segera, ini prosesnya segera," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Menurutnya, rerouting akan dilakukan pada seluruh trayek yang ada di Kota Bogor.

Untuk sementara ini, baru 13 trayek yang terkena dampak dari Sistem Satu Arah yang akan direrouting.

Hanya, Bima belum dapat memastikan kapan waktu untuk melakukan realisasi rencana tersebut.

"Tergantung kesepakatan, kalau organda dengan pemkot sepakatnya cepat yah bisa cepat, sebulan bisa, dua bulan bisa," ujarnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor, Achsin Prsetyo, menjelaskan bahwa, rerouting ini ialah rencana perluasan trayek.

"Cakupan pelayanan sekarang kan masih 43 persen, kalau rerouting bisa 80 persen," katanya.

Konsep dari rerouting ini ialah, melakukan penataan koridor untuk angkutan umum massal berupa bis.

"Ada yang digabung, diperpanjang, ada yang hilang juga, sekarang konsep kajian baru kami rumuskan," kata Achsin.

Penulis: Ardhi Sanjaya
Editor: Suut Amdani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved