Mengeluh Sakit Dada, Napi Lapas Paledang Meninggal di Dalam Sel
Selama menjadi warga binaan di Lapas Paledang, kata Suharman, Jayadi selalu berperilaku baik.
Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Soewidia Henaldi
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Seorang Narapidana di Lembaga Permasyarakatan kelas IIA Paledang Bogor, meninggal di dalam sel pada Kamis (28/4/2016) dini hari.
Napi bernama Jayadi (35) warga Kemang, Kabupaten Bogor, tewas setelah sebelumnya mengeluhkan sakit pada bagian dada sekitar pukul 03.00 WIB.
"Lalu kami ambil langkah untuk diberikan pengobatan di klinik," kata Kepala Lapas Kelas IIA Paledang Bogor, Suharman, kepada TribunnewsBogor.com.
Namun, nyawa dari terpidana kasus narkoba ini tidak bisa diselamatkan.
"Dari keterangan dokter di klinik, dia terkena serangan jantung ," ujarnya.
Menurutnya, jenazah Jayadi langsung dibawa oleh keluarganya ke rumah duka.
Selama menjadi warga binaan di Lapas Paledang, kata Suharman, Jayadi selalu berperilaku baik.
"Tidak pernah terlihat sakit apa-apa, kemarin saja sehat kok," katanya.
Sementara itu, dokter di klinik Lapas Paledang, Beny, menegaskan bahwa dari hasil visum sementara sama sekali tidak ditemukan bekas kekerasan pada tubuh korban.
"Ada keluhan sesak di dada, sempat kami pasang oksigen, tidak ada tanda kekerasan, semua bersih, dugaan kami serangan jantung," ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/lapas-paledang_20160314_111819.jpg)