Hasil Penelitian Ternyata Mual Saat Hamil Itu Baik untuk Janin
Mual pada ibu hamil juga melindungi janin dari bahan kimia yang dapat membuat janin menjadi cacat.
Penulis: Andhika Adikrishna | Editor: Soewidia Henaldi
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Andhika Adikrishna
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kondisi mual dan dan pusing yang sering dialami para ibu pada masa kehamilan ternyata baik.
Dilansir dari cornell.edu, dua dari tiga Ibu hamil merasakan mual di pagi hari pada tiga bulan pertama masa kehamilannya.
Walaupun hal tersebut terasa tidak enak, rasa mual tersebut adalah cara tubuh ibu untuk melindungi ibu dan janinnya dari penyakit yang berasal dari makanan.
Mual pada ibu hamil juga melindungi janin dari bahan kimia yang dapat membuat janin menjadi cacat.
Itu adalah kesimpulan dari dua ahli biologi evolusi, Samuel M. Flaxman dan Paul W. Sherman dari Cornell University yang telah memeriksa hasil dari ribuan kehamilan yang berhasil maupun yang gagal.
Penelitian mereka juga menjelaskan alasan banyak ibu hamil menghindari makanan daging, beberapa sayuran dan minuman berkafein.
Flaxman mengatakan bahwa mual-mual kehamilan dan rasa ingin menghindari makanan yang berbahaya adalah cara tubuh ibu untuk menjaga kesehatan sang ibu saat sistem imunnya sedang menurun.
Sistem ibu hamil akan menurun untuk mengurangi resiko janin bayi ditolak oleh sistem imun ibu.
Menurunnya sistem imun ibu hamil membuat ibu menjadi rentan terhadap penyakit.
"Pada saat yang bersamaan, di saat tiga bulan pertama di masa kehamilan, sel dari janin yang kecil mulai berkembang dan membentuk struktur," ujar Sherman.
"Struktur dan sistem organ (seperti tangan, kaki, mata, dan sistem saraf pusat) pada masa kritis ini dapat dipengaruhi secara buruk oleh zat yang terkandung di beberapa sayuran" tambahnya.
Jadi pada awal masa kehamilan, ibu yang menderita rasa mual pada awal kehamilan sebenarnya melindungi janin yang belum berkembang dari zat kimia dengan cara memuntahkan dan menghindari beberapa jenis makanan sampai janin tidak lagi dalam masa yang kritis.
Berikut ini adalah beberapa temuan Flaxman dan Sherman yang lain:
1.Ibu hamil yang merasakan mual-mual lebih tidak beresiko untuk mengalami keguguran dibanding ibu yang tidak merasakan mual-mual.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-ibu-hamil_20160505_230840.jpg)