Breaking News:

Mengurus Surat Tilang Pilih Kantor Polisi atau Pengadilan Negeri? Baca Ini Dulu

Kena tilang bisa langsung mengikuti sidang di Kantor Pengadilan Negeri Kota Bogor.

Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Suut Amdani
Tribunnewsbogor.com/Yudhi Maulana Aditama
Operasi yang dilakukan mulai tanggal 16 Mei 2016 telah menindak sebanyak 3279 pengendara. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudhi Maulana

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Dalam kurun waktu delapan hari, sebanyak 3.000 lebih para pengendara yang ditilang sepanjang Operasi Patuh Lodaya 2016.

Para pengendara yang diberi surat tilang ini bisa mengikuti sidang di Kantor Pengadilan Negeri Kota Bogor mulai tanggal 10 Juni 2016.

KBO Satlantas Polres Bogor Kota, Iptu Budi Suratman mengatakan warga bisa langsung mengikuti sidang di Kantor Pengadilan Negeri Kota Bogor, atau bisa juga mengurus di Kantor Polres Bogor Kota.

"Untuk sidang dimulai tanggal 10 Juni 2016. Biasanya berkas tilangan itu dilimpahkan ke Kantor Pengadilan seminggu setelah operasi. Namun, bila sebelum seminggu, pengendara yang ditilang bisa ke bagian unit tilang," katanya kepada TribunnewsBogor.com, Senin (23/5/2016).

Lanjutnya, pengendara yang tak ingin menunggu waktu sidang bisa datang ke bagian tilang di Mapolres Bogor Kota, dengan membayar denda tilang sesuai dengan pasal yang dikenakan.

Namun, itu pun dalam kondisi bia berkas tilangnya belum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Kota Bogor.

"Bila masih di Polres Bogor Kota biasanya diberi waktu seminggu. Lewat dari itu sudah dilimpahkan ke kantor Pengadilan," ucap Budi.

Dalam kurun waktu delapan hari, sebanyak 3279 pengendara terkena tilang.

Dari keseluruhan, 1.229 pengendara ditahan STNK, 2.000 pengendara ditahan SIM dan 39 motor disita selama Operasi Patuh 2016.

Para pelanggar yang ditilang ini mayoritas merupakan pengendara roda dua.

Pelanggaran yang dilakukan berupa tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan tidak mengenakan helm penumpang.

Sementara yang tidak bisa menunjukan STNK sepeda motornya langsung ditahan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved