VIDEO: Ditemukan Atribut 'Palu Arit' pada Mainan Anak-anak hingga Pin di Kota Bogor
Beberapa waktu lalu satu di antara Ormas dan Bogor menemukan atribut 'Palu Arit' atau PKI.
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Suut Amdani
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Maraknya atribut 'Palu Arit' disejumlah daerah rupanya terjadi juga di wilayah Bogor.
Beberapa waktu lalu satu di antara Ormas Bogor menemukan atribut 'Palu Arit' atau PKI di daerah Kecamatan Tanah Sareal dan Kecamatan Bogor Tengah.
"Beberapa waktu lalu kita menemui atribut PKI di sejumlah daerah di Bogor Tengah dan Tanah Sarel, antribut itu berupa pin dan bendara bahkan ada juga berbentuk mainan anak-anak," ujar Ketua Pemuda Pancasila Benninu Argoebie kepada TribunnewsBogor.com.
Hal itu disampaikan Benni usai mengikuti apel Deklarasi Masyarakat Anti Komunis di Plaza Balaikota Bogro, Senin (23/5/2016).

Tribunnewsbogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah Ormas dan LSM, Selain itu juga turut hadir dalam apel Kepala Sat Pol PP Kota Bogor Eko Prabowo.
Gerakan masyarakat Anti Komunis tersebut merupakan gerakan masyarakay yang diwakili oleh beberapa elemen diantarabya adalah Mahasiswa, Ormas dan LSM.
Diadakannya deklarasi tersebut adalah bertujuan untuk mengawasi gerakan gerakan yang 'berbau' komunisme.
"Artinya bahwa masyarakat Kota Bogor, tidak ada yang tidur, kita semua mengawasi kalau memang ada gerakan gerakan komunis masuk ke Kota Bogor kita tidak akan beri ruang," tutur Benninu.
Sementara Itu Eko Prabowo mengatakan bahwa Ideologi Pancasila dan NKRI merupakan sesuatu yang harus dipertahankan.
"Tidak ada tawar menawar tidak ada koma, NKRI dan Pancasila Harga Mati," ujar Eko.
Selesai melakukan apel siaga, para elemen yang hadir pun selanjutnya menandatangani sepanduk besar Gerakan Masyarakat Anti Komunisme.