Awas ! Daging Busuk Beredar di Pasar

Petugas juga menemukan bakso, otak-otak dan nuget yang sudah kadaluwarsa.

Penulis: Damanhuri | Editor: Soewidia Henaldi
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Camat Cisarua, Bayu Rahmawanto bersama petugas lainnya memeriksa basko dan nuget yang tidak ada tanggal kadaluwarsanya di Pasar Cisarua, Selasa (21/6/2016). 

Menurut Dharma, tawas ini digunakan untuk merendam bakso agar awet hingga 10 hari.

Penggunaan tawas ini berdapak buruk bagi kesehatan, khususnya fungsi hati bila dikonsumsi dalam jangka waktu panjang.

Dalam sehari, pabrik seluas sekitar satu hektar ini bisa memproduksi bakso sebanyak 1,5 ton.

Biasanya, bakso ini diedarkan ke pasar tradisional dan supermarket di wilayah Jabodetabek.

Adapun merek baksonya yakni Bakso Sapi Asli Poloso Bangka, Bakso Sapi Tenis Bangka Brekele, Bakso Daging Sapi Kaya Rasa &Gizi Bangka, Bakso Sapi Asli Super Polos dan Bakso Daging Sapi Bangka Tenis Urat.


TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana

Dari lokasi, polisi menyita 60 karung tawas dengan berat masing-masing 50 kg.

"Dalam memproduksi mereka tidak menggunakan takaran pasti berapa tawas yang digunakan," ujarnya.

Petugas mengamankan pemilik pabrik berinisial HS (56), warga Tangerang.

Dari penjualan bakso ini, pemikik bisa meraup untung Rp 3-5 juta per hari atau Rp 150 juta dalam sebulan.

Selama sekitar 2,5 tahun beroperasi, keuntungan yang sudah diperoleh mencapai Rp 4,5 miliar.

Pihaknya kata Dharma masih melakukan pengembangan lebih lanjut terkait ada dugaan tersangka lain dalam pengoperasian pabrik bakso ini.

Akibat perbuatannya pelaku dijerat pasal 71 ayat 2 tentang keamanan pangan dengan ancaman 2 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 4 miliar.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved