Pakai Baju Persib, Pelayan Kedai Bakso Babak Belur Dikeroyok Pendukung Persija
Awal mengatakan, kasus pengeroyokan itu dipicu karena masalah sepele.
Namun, saat dilakukan penyelidikan lebih dalam, hanya tiga pelaku yang mengeroyok korban hingga terluka parah.
Sementara itu, EA kepada penyidik mengaku aksi pengeroyokan itu dilakukan secara spontan.
Emosinya mendadak meletup saat melihat korban mengenakan kaos Viking yang merupakan rival Persija.
"Saya sudah minta korban untuk buka bajunya, tapi dia menolak. Karena kesal, saya pukul kepalanya dia malah kabur dan keukeuh nggak mau lepasin," kata EA.
Mengetahui hal itu, kata EA, kedua rekannya yang ikut dengan dirinya malah membantu EA mengeroyok korban hingga babak belur.
"Saya menyesal juga dan malu sama keluarga dan teman sekolah. Saya menyesal pak," ujar EA.
Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.
(Fitriyandi Al Fajri/Warta Kota)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kerusuhan-persija_20160626_165058.jpg)