Tahukah Kamu, Kenapa Tumpeng Bentuknya Kerucut? Ini Penjelasannya
Telur yang direbus pindang bukan didadar atau mata sapi.
Penulis: Soewidia Henaldi | Editor: Soewidia Henaldi
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Siapa yang tidak mengenal nasi tumpang.
Nasi berwarna kuning yang berbentuk kerucut kerap dijumpai saat perayaan atau selamatan baik perorangan maupun perusahaan.
Tapi tahukah Anda kenapa bentuk nasi tumpeng kerucut? bukan kotak atau segitiga.
Dikutip dari laman sajian sedap, tumpeng memiliki simbol yang erat dengan ajaran makna hidup.
Bentuknya yang kerucut berkaitan dengan kondisi geografis Indonesia, terutama pulau Jawa, yang dipenuhi oleh jajaran gunung berapi.
Ternyata nasi tumpeng zaman dulu terbuat dari nasi putih, bukan nasi kuning seperti tumpeng jaman sekarang.
Zaman dulu juga, sesepuh yang memimpin doa selamatan biasanya akan menguraikan terlebih dahulu makna yang terkandung dalam sajian tumpeng.
Apa saja makna-makna dari hidangan nasi tumpeng?
1. Nasi Putih
Melambangkan tangan merapat menyembah kepada Tuhan. Bentuk gunungan ini juga bisa diartikan sebagai harapan agar kesejahteraan hidup kita semakin "naik" dan "tinggi"
2. Ayam
Ayam yang dimasak utuh dengan bumbu kuning merupakan simbol menyembah Tuhan dengan khusyuk dengan hati yang tenang.
Menyembelih ayam jago juga mempunyai makna menghindari sifat-sifat buruk.
3. Ikan teri
Melambangkan kebersamaan dan kerukunan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/tumpeng_20160805_214817.jpg)