Ini Enam Hal yang Terjadi pada Tubuh Bila Berhenti Berhubungan Intim
Pria yang berhubungan intim setidaknya dua kali seminggu lebih sedikit berisiko terkena penyakit jantung.
Penulis: Bima Chakti Firmansyah | Editor: Bima Chakti Firmansyah
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Apakah Anda telah berhenti dari berhubungan intim dengan pasangan?
Atau mungkin Anda terlalu fokus pada karier sehingga tidak lagi memiliki waktu untuk berhubungan intim dengan pasangan?
Berikut ini 6 hal yang terjadi pada tubuh bila berhenti berhubungan intim.
1. Meningkatnya kemungkinan disfungsi ereksi
Sebuah penelitian tahun 2008 yang diterbitkan dalam American Journal of Medicine mengatakan, pria yang dilaporkan berhubungan intim seminggu sekali setengah lebih mungkin mengurangi kemungkinan disfungsi ereksi dibandingkan dengan pria yang berhubungan intim lebih sedikit.
Penelitian ini menunjukkan bahwa berhubungan intim secara teratur mempertahankan potensi pria.
2. Kesulitan basah
Berhubungan intim secara teratur berarti darah mengalir ke alat genital wanita, membantunya untuk basah.
Hal tersebut menurut sebuah laporan dari Mayo Clinic.
Ketika berhenti berhubungan intim untuk sementara, mungkin beberapa waktu akan basah di bagian bawah kewanitaan karena proses pelumasaan vagina dari seks yang rutin.
3. Jantung Anda mungkin menderita
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Cardiology, pria yang berhubungan intim setidaknya dua kali seminggu lebih sedikit berisiko terkena penyakit jantung dibandingkan dengan pria yang berhubungan intim hanya sekali sebulan.
4. Berisiko kanker prostat
Menurut sebuah penelitian yang dipresentasikan pada American Urological Association, pria yang rutin berhubungan intim lebih sedikit 20% berisiko terkena kanker prostat.
Berhubungan intim secara teratur membantu menghilangkan zat berbahaya dari prostat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-suami-istri-1_20160830_173453.jpg)