Wanita Cantik Ini Tak Bosan Dengar Keluhan Soal Kemacetan Kota Bogor Setiap Harinya
Setelah aduan ataupun keluhan diterima, nantinya informasi tersebut disampaikan kepada pihak terkait.
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Sambil memperhatikan layar komputer, wanita cantik ini harus sabar mendengar ratusan keluhan yang masuk melalui call center.
Keluhannya tak lain adalah soal kemacetan yang hampir melanda Kota Bogor setiap harinya.
Sebagai petugas call center Pemerintah kota Bogor, Nurul Dara Puspita harus mengakomodir berbagai keluhan dari masyarakat.
"Iya sekarang-sekarang banyak keluhannya tentang kemacetan, mereka biasanya melalui sms sama lewat website," jelas Dara, Selasa (30/8/2016).
Di dalam ruang ber-AC dan tak begitu besar, Nurul juga kerap menerima aduan lain yang berkaitan dengan fasilitas umum.
Misal, pada awal diluncurkan aduan yang banyak biasanya terkait pedagang kaki lima yang berjualan di trotoar jalan.
Namun pengaduan tersebut sudah sedikit berkurang.
Setelah aduan ataupun keluhan diterima, nantinya informasi tersebut disampaikan kepada pihak terkait.
Misalkan saja tentang kemacetan, nantinya informasi tersebut akan disampaikan ke pihak DLLAJ Kota Bogor.

Tribunnewsbogor.com/Lingga Arvian Nugroho
"Iya kalau dulu kita adukannya ke Satpol PP karena yang paling banyak PKL, tapi sekarang-sekaran Kemacetan, jadi kita sampaikannya ke DLLAJ," ujar Dara.
Biasanya dalam sehari ada puluhan email masuk menyampaikan keluhannya.
" Yang paling banyak itu di email, twitter sama di website, kalau telpon sih biasanya sehari kurang lebih 20," ujar gadis cantik lulusan Universitas Pakuan itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/petugas-call-center_20160830_183204.jpg)