Pasokan Dikurangi, Gas 3 Kilogram di Bogor Langka

Sulitnya mendapatkan gas 3 kilogram juga dirasakan Eva, penjual gas di Jalan Pancasan , Bogor Barat

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Soewidia Henaldi
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Sudah beberapa hari ini, stok gas 3 kilogram di Kota Bogor langka. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Warga di sejumlah daerah di Kota Bogor mulai kesulitan mendapatkan gas ukuran 3 kilogram.

Untuk mendapatkan gas bersubsidi itu, warga harus mencari ke toko yang jauh dari rumah karena stok gas di sekitar rumahnya kosong.

Seperti yang dialami Januar, warga Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor.

Dia harus mencari gas 3 kilogram hingga ke Warung Jambu, Bogor Utara karena stok gas di warung disekitar rumahnya kosong.

"Sudah tiga hari ini susah nyari gas 3 kilogram, kalaupun ada harganya mahal dan kiosnya juga jauh," ujarnya kepada TribunnnewsBogor.com, Selasa (20/9/2016).

Sulitnya mendapatkan gas 3 kilogram juga dirasakan Eva, penjual gas di Jalan Pancasan , Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat.

Eva mengatakan, saat ini pasokan gas ke kiosnya berkurang sehingga stoknya sedikit.

Biasanya kata Eva, dia mendapat jatah gas 3 kilogram 280 tabung, tapisaat hanya mendapat jatah 100 tabung.

"Sudah beberapa hari terakhir ini, jatah kita dikurangi," katanya.

Karena jatah dikurangi, Eva sering kali merasa tidak enak saat ada pembeli yang sudah datang memnawa tabung namun gas di tokonya kosong.

" Kadang pembeli suka bilang, kok saya enggak di sisain, padahal saya juga bingung membaginya," ujar Eva.

Saat ini pasokan gas di warungnya tersebut sudah kosong sejak dua hari ke belakang.

" Udah dua hari, kadang truk gas datang tapi kan cuma minjem tabung aja," ujarnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved