PKL di Dekat Stasiun Bogor Ditertibkan, Satpol PP dan Pedagang Saling Rebutan Dagangan
Maraknya PKL yang berjualan di pedestrian tersebut acap kali membuat aktifitas warga terganggu.
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Nyi Raja Permas sempat diwarnai aksi tarik-menarik barang dagangan.
Pasalnya saat petugas Satpol PP melakukan penertiban, beberapa PKL yang berada di dekat Stasiun Bogor itu malah berusaha menyembunyikan barang dagangannya.
Akibatnya saat tertangkap beberapa barang dagangan mereka pun ada yang disita oleh petugas.
Namun bagi pedagang yang dengan tertib mau memindahkan barang dagangannya dan mencabut semua terpalnya barang dagangan mereka tidak di sita.
Hanya pedagang yang membandel saja yang barang bawaannya disita oleh petugas.
"Ini kenapa ditaruh disini, disembunyikan di pagar, batas berjualan itu dekat wc kenapa jadi pada maju lagi kesini, pindahin-pindahin," ujar seorang petugas Satpol PP.
Maraknya PKL yang berjualan di pedestrian tersebut acap kali membuat aktifitas warga terganggu.
Pasalnya hampir setengah pedestrian dipakai untuk berjualan.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Bukan hanya itu, akibat dari banyaknya PKL yang berjualan tersebut kondisi pedesttian di Jalan Nyi Raja Permas banyak yang rusak.
Kepala Satpol PP Kota Bogor, Herry Karnadi mengatakan, adanya penertiban tersebut dilakukan karena kesemerawutan dibeberapa titik yang di sinyalir selama ini menjadi penyebab dari kemacetan.
"Jadi penertiban ini untuk mengembalikan fungsi jalan dan pedestrian sebagai aktifitas warga, kita bekerja sama dengan Kepolisian dari Polres Bogor Kota untuk menertibkan ini," jelasnya, Kamis (29/9/2016).
Dalam sehari Satpol PP Kota Bogor menertibkan Jalan Merdeka, MA Salmun, Mayor Oking, Jalan Paledang, Jembatan Merah, Pedestrian Nyi Raja Permas dan melakukan pengecekan kembali di Cidangiang.
"Satu hari ini kita menertibkan beberapa titik yang menjadi penyebab kesemerawutan Kota, dan nantinya jika PKL kembali membandel kita akan melakukan tindakan kondisional dengan melakukan pengangkatan dan penyitaan barang dagangan agar ada efek jera," tegasnya.