Pedagang Handphone di Plaza Jambu Dua Bogor Tidak Mau Jual Galaxy Note 7, Ini Alasannya

terjadi karena overheating yang dialami baterai handphone tersebut.

TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Smartphone Galxy Note 7 'hilang' dari peredaran.

Ponsel keluaran teranyar dari Samsung, Galaxy Note 76 malah hilang di pasaran.

Terutama di pusat elektronik Plaza Jambu Dua, Bogor Utara, Kota Bogor.

Hal ini terjadi diduga karena banyaknya kejadian yang dialami oleh pengguna Note 7.

Hal tersebut diungkapkan oleh Iqbal, seorang penjual Handphone di Plaza Jambu dua.

"Sejak ada berita tentang kejadian handphone Samsung Galaxy Note 7 terbakar, di Jambu Dua tidak ada yang menjual hanphone jenis itu, saya sudah tanya temen-temen yang jual handphone disini," kata Iqbal saat ditemui TribunnewsBogor.com di Plaza Jambu dua, Bogor Utara, Kota Bogor, Kamis (6/10/2016).

Iqbal menjelaskan dampak bila dirinya dan teman-temannya menjual produk Samsung tersebut.

"Antisipasi dan jaga-jaga, takutnya terjadi hal yang tidak diinginkan, misalnya meledak lagi, terus kalau konsumen udah tau permasalahan dari Hanphone Galaxy Note 7 ini nanti malah ga laku barangnya," jelasnya.

Iqbal mensinyalir, penyebab terbakarnya Samsung Galaxy Note 7 beberapa waktu lalu, terjadi karena overheating yang dialami baterai handphone tersebut.

"Masalahnya pada baterainya, bukan pada handphonenya, bisa jadi karena radiasi juga, kalau handphone disimpan di saku atau diletakkan di atas permukaan yang lembut misalnya seperti kasur atau selimut, pasti handphone tersebut akan panas," jelasnya.

Ia mengaku dirinya sulit untuk percaya atas terjadinya insiden tersebut.

"Kita semua tahu produk Samsung itu banyak yang pakai, banyak yang cari, karena mereka sudah percaya terhadap kualitas Samsung," tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved