Tak Disangka, Ternyata Ini Alasan Hillary dan Bill Clinton Memakai Warna Ungu Saat Pidato
Di depan semua pendukungnya yang berwajah muram, Hillary berdiri tegak sambil tersenyum mengembang.
Penulis: Tania Natalin Simanjuntak | Editor: Soewidia Henaldi
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tania Natalin
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pidato penyerahan atau concession speech dari Hillary Clinton kemarin ternyata masih menjadi bahan perbincangan.
Selain menunjukkan jiwa besar, ternyata, ada makna mendalam dibalik penampilannya itu.
Gagalnya Hillary Clinton menjadi Presiden Amerika Serikat bukanlah kali pertama.
Ia pernah gagal menjadi calon presiden dari Partai Demokrat dengan lawan politik Barrack Obama beberapa tahun lalu.
Tapi justru Barrack Obama menyerahkan jabatan menteri luar negeri pada perempuan bernama asli Hillary Rodham tersebut.
Ketika kedua kalinya mencoba peruntungan menjadi presiden negara adidaya tersebut, Hillary kembali menelan kenyataan pahit.
Sebab dirinya harus kalah suara dengan jumlah yang cukup jauh.
Hillary Clinton mendapat 228 suara sedangkan Donald Trump mendapat 279 suara.
Sesaat setelah Trump menang, Hillary diketahui menelepon saingannya itu.
Ia mengucapkan selamat dan mengakui kemenangan Trump.
Sama dengan Hillary, Trump juga mengakui kehebatan Hillary di khalayak ramai dan menganggap Hillary sebagai wanita pekerja keras.
Setelah pidato kemenangan Trump, gantian Hillary yang melakukan pidato untuk para pendukungnya.
Di depan semua pendukungnya yang berwajah muram, Hillary berdiri tegak sambil tersenyum mengembang.
Dilansir dari US News, pidato itu bukan hanya sekadar pidato bagi Hillary.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/hillary-clinton_20161112_103044.jpg)