Ini Dampak Mengerikan Mengonsumsi Tembakau Gorila, Bisa Bikin Penggunanya Jadi Gila
Pasalnya bahan tembakau dicampur dengan bahan sintetis yang membuat si pemakainya akan merasakan kaku dan tidak bisa bergerak.
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Masyarakat kini harus lebih jeli lagi terhadap peredaran narkoba yang kian beragam jenisnya.
Salah satunya, tembakau gorila yang baru-baru ini ramai diperbincangkan.
Tembakau gorila mencuat namanya ketika adanya sebuah video seorang pilot yang sempoyongan saat melewati penjagaan bandara.
Pilot yang sudha tak aktif tersebut diduga telah mengonsumsi tembakau gorila.
Tembakau Gorila merupakan campuran anatara tembakau dengan bahan sintetis.
Pengurus Manajemen Program Yaskita Pusat Perawatan dan Pemulihan Adiksi, Wiryanto mengatakan bahwa efek negatif dari tembakau jenis tersebut sangat berbahaya.
Pasalnya bahan tembakau dicampur dengan bahan sintetis yang membuat si pemakainya akan merasakan kaku dan tidak bisa bergerak.
"Di sini ada tiga orang pemakai Gorila yang sedang direhab, kalau awal-awal efek yang dirasakan akan kaku jadi si pemakai tidak akan bisa gerak, kepalanya pun berat, ibaratnya mereka sedang ditimpa Gorila," tuturnya saat ditemui TribunnewsBogor.com, Senin (9/1/2017).
Lanjutnya, setelah pemakaian dalam jangka waktu panjang atau berbulan-bulan, si pemakainya akan lebih mudah marah dan sensitif.
"Jadi (tembakau) gorila ini juga membuat penggunanya kecanduan, dan karena ini narkiba jenis baru, biasanya peredarannya dari mulut ke mulut atau dari internet," jelasnya.
Wiryanto mengatakan, bahwa selain mudah marah dan sensitif, pemakai narkoba jenis ini bisa mengalami gangguan jiwa.
Hal tersebut dikarenakan zat yang ada dalam tembakau campuran sensitif yang dihisap.
"Tembakau ini bisa dibilang cukup membahayakan, itu bisa dilihat dari efek yang dihasilkan dari bahan sintetis tersebut. Beberapa kali hisap saja pemakainya tidak bisa gerak, selain itu juga bisa gila jika kondisi tubuh dan kepala tidk sanggup menahan atau menerima asap yang masuk ke dalam tubuh," turur pria yang sebelah tahun lalu pernah menjadi pemakai narkoba tersebut.
Anto menambahkan, peredaran tembakau Gorila di Bogor ini sudah dikenal di kalangan mahasiswa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/tembakau-gorila_20170109_163441.jpg)