Breaking News:

Kantor GMBI Dibakar

Polisi Akan Terus Usut Kasus Penyerangan Kantor GMBI

Ia menuturkan bahwa hasil dari mediasi tersebut semuanya tidak menyetujui dan menyesalkan kejadian penyerangan pagi tadi.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Mediasi antara FPI dan GMBi di Mako Polres Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pertemuan antara dua organisasi masyarakat (Ormas) Front Pembela Islam (FPI) dengan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di mediasi oleh Polres Bogor dengan dihadiri oleh unsur Pemerintah, TNI, Polri.

"Alhamdillah dari kedua belah pihak dari GMBI dan FPI kita pertemukan dari pihak pemerintahan, TNI, Polri, Ulama untuk duduk bersama silaturahmi," ujar Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky.

Ia menuturkan bahwa hasil dari mediasi tersebut semuanya tidak menyetujui dan menyesalkan kejadian penyerangan pagi tadi.

"Tidak ada permasalahan antara FPI Bogor dan GMBI Bogor, Pihak FPI menyatakan bahwa itu bukan dari pihak FPI, Itu mungkin ada oknum masyarakat yang reaktif dan inisiarif atas isu yang berkembang di pemberitaan," tutunya.

Meski demikian pihaknya tetap akan memproses secara hukum pelaku yang melakukan pembakaran sekertariat GMBI di Ciampe pada pukul 02.51 dini hari.

Pihak kepolisian saat ini sudah mengamankan 20 orang yang diduga melakukan pengerusakan.

Nantinya para terduga tersebut akan diperiksa dan jika terbukti bersalah akan di proses hukum.

"Kita sepakat untuk menjaga Kabupaten Bogor untuk rumah kita semua, untuk proses hukum kita akan gunakan prosedur yang berlaku seadil-adilnya, saat ini mita melakukan pemeriksaan dan penyelidikan agar bisa melakukan proses penyidikan," jelasnya.

Andi menambahkan bahwa proses pemeriksaan sedang berlangsung, pihaknya akan menelusuri siapa saja yang terlibat di dalamnya.

-------------------

Ikuti Berita Terkini Bogor !

Like Fanpage: TRIBUNnewsBogor.com

Follow Twitter: @TRIBUNnewsBogor

Instagram: @tribunbogor

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved