Beda Pilihan dengan Sang Anak, Ini Kata Maia Estianti Usai 'Nyoblos' di Pilkada DKI
Dalam foto itu, ketiganya memperlihatkan jari mereka yang sudah dicelupkan ke dalam tinta.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
putriiianugrah: Bener banget buun! Asal jgn milih pakde wkwk
homcutiestuff: Respect each other jd dama
putriani.dh: Ibu yg bijak...mendidik anak buat berdemokrasi tanpa pemaksan dan embel2 apapun.sebaiknya perlu kita contoh
Beberapa waktu yang lalu, Maia sempat menjelaskan alasannya kenapa memilih Ahok.
Ini yang ia katakan :
Saya mengenal sosok @basukibtp secara pribadi, saya tdk dibayar oleh beliau, tapi saya kagum dengan sepak terjang beliau.
Manusia yang sedekahnya sangat tinggi dan kepeduliannya terhadap sesama.
Saya tau saat beliau membantu seseorang dengan tulus dia akan membantu tdk pandang bulu.
Yang susah dibantu.
Saya tdk melihat ras dia apa, berasal dari mana (toh Tuhan tdk pernah bilang yg masuk Surga adalah dari ras tertentu) selama dia berbuat kebaikan terhadap manusia, buat saya dia sudah mempunyai sifat kasih dan sayang (Rahman dan Rahim) sifat kemanusiaan yang paling utama.
Dia sangat peduli dengan orang2 sekitar.
Buat saya, seorang @basukibtp , anda kalah atau menang, saya akan tetap menjadi teman anda.
Manusia memang tdk sempurna, tapi saya melihat dia mampu bekerja dengan nyata, kerja kerja dan kerja dengan cerdas, merealisasikan pembangunan di Jakarta dengan nyata.
Walaupun dia ada kekurangan (manusia tak sempurna bukan?), tetapi dia sosok yg mampu membangun negeri ini.
Dalam hidup, yg paling utama adalah berTuhan.
Apapun sekenario politik yg berusaha menjatuhkan anda, tapi anda sudah menorehkan dalam sejarah, andalah Gubernur yg berhasil membangun Jkt dengan lebih baik, menutup tempat2 maksiat yg besar dan digantikan dengan tempat yg lebih layak dan berguna.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/maia-estianty_20170215_145907.jpg)