Ingin Terhindar dari Risiko Penyakit Jantung dan Kanker, Lakukan Donor Darah

bila seseorang melakukan donor, tubuh akan menggantikan volume darah dalam waktu 48 jam setelah melakukan donor.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Yudhi Maulana Aditama
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Karyawan Padjadjaran Suites & Conference Hotel mendonorkan darahnya, Senin (3/4/2017). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Selain bisa membantu sesama, kegiatan donor darah juga berdampak baik terhadap si pendonor.

Bagian Unit Tranfusi Darah PMI Kabupaten Bogor, dr Muhammad Fuad mengatakan bahwa donor darah bisa bermanfaat bagi yang sedang untuk orang yang membutuhkan darah.

"Ini merupakan kegiatan bantuan kemanusiaan, satu diantaranya adalah transfusi darah untuk korban kecelakaan yang banyak kehilangan darah, penderita penyakit tertentu yang akan menjalani operasi besar, seperti kasus-kasus tertentu demam berdarah, dan lainnya," ucapnya.

Selain memiliki manfaat untuk orang lain, donor darah ini juga bermnfaat bagi si pendonor.

Bagian Unit Tranfusi Darah PMI Kabupaten Bogor, dr Muhammad Fuad
Bagian Unit Tranfusi Darah PMI Kabupaten Bogor, dr Muhammad Fuad (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Karena dengan melakukan donor darah secara rutin pendonor bisa mengurangi resiko terkena penyakit besar.

dr Fuad mengatakan bila seseorang melakukan donor, tubuh akan menggantikan volume darah dalam waktu 48 jam setelah melakukan donor.

"Rutin donor itu ada manfaatnya bagi tubuh, risiko rendah terkena penyakit jantung, menurunkan resiko kanker, dan pembaharuan sel-sel darah," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved