Satu Dekade Berkiprah, EALI Akan Fokus Tanamkan Belanegara dan Nilai Pancasila
AELI berdiri dengan kesadaran bahawa metode pembelajaran berbasis pengalaman (Experiential Learning) ini merupakan metode yang sangat efektif
Penulis: Damanhuri | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BABAKANMADANG - Assosiasi Expriential Learning Indonesia (AELI) akan semakin memfokuskan rencana kerjanya untuk menanamkan rasa belanegara dan menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda.
Humas AELI, Sofyan Hadi menjelaskan, AELI berdiri dengan kesadaran bahawa metode pembelajaran berbasis pengalaman (Experiential Learning) ini merupakan metode yang sangat efektif dalam pembelajaran karena menggunakan seluruh aspek pembelajaran manusia baik afeksi, kognisi maupun konasi.
"Memberikan pelatihan Outbound merupkan salah satu agenda rutin kami untuk meningkatkan kapasitas anggota," ujarnya saat memperingati satu dekade AELI untuk negeri di Hotel Aston, Bogor, Jumat (9/6/2017).
Menurutnya, momen satu dekade ini dirasa tepat untuk bersama dengan seluruh stake holder Experiential Learning yang ada di Indonsia untuk bersama-sama meningkatkan pelayanan dan program kerja kedepannya.
Terlebih belakangan pemerintah menyuarakan untuk bela negara dan menanamkan nilai-nilai Pancasila yang semakin tergerus oleh perubahan jaman.
"Setiap kali pelatihan yang kami berikan baik ke sekolah maupun perusahaan, kami selalu tanamkan nilai-nilai pancasila dan belanegara demi kesatuan NKRI," kata dia.
Sementara itu, Ketua umum EALI, Kresno Wiyoso menambahkan, metode Experiential Learning sangat menekankan pada keterlibatan aktif peserta belajar agar hasilnya lebih maksimal yang dipandu oleh fasilitator selama kegiatan berlangsung.
"Peran fasilitator dalam kegiatan outbound itu sangat penting, saya harap fasilitator yang berada di Indoensia ini bisa memberikan pelayanan yang maksimal untuk kemajuan Experiential Learning di Indonesia," tandasnya.
Dalam kesempatan itu juga, EALI menyempatkan memberikan santunan untuk sekitar 100 anak yatim serta buka puasa bersama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/aeia_20170609_223752.jpg)