Syiar Ramadhan di Pondok Pesantren
Santri Muda di Ponpes Ini Sudah Hapal 30 Juz
Selama beraktivitas, para santri laki-laki selalu mengenakan pakaian gamis serba putih dengan balutan sorban di kepalanya.
Penulis: Mohamad Afkar Sarvika | Editor: Soewidia Henaldi
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Tanbihul Ghofilin di Cibinong, Kabupaten Bogor ini menjadi lembaga pendidikan yang fokus mencetak santrinya menjadi hafidz dan hafidzoh.
Saat ini, Ponpes itu telah memiliki 15 santri, terdiri dari delapan perempuan dan tujuh laki-laki yang hafal 30 Juz Al-Quran.
Setiap harinya para santri itu diarahkan menjadi hafidz-hafidhoh dengan ilmu hadits, fiqih dan ilmu alat lainnya berstandard kurikulum internasional.
Selama beraktivitas, para santri laki-laki selalu mengenakan pakaian gamis serba putih dengan balutan sorban di kepalanya.
Menurut seorang pengurus Ponpes, Hasanuddin, hal itu memang sudah menjadi ciri khas tersendiri bagi santri di Ponpes Tahfidz Tanbihul Ghofilin.
"Ya di sini model seragamnya seperti itu, atasnya sorban pakaian gamis berwarna putih," katanya kepada TribunnewsBogor.com.
Dia pun menjelaskan bahwa di Ponpes tersebut memiliki kebiasaan atau tradisi yang dilaksanakan hanya di Bulan Ramadhan saja.
"Iya jadi hal yang sudah lumrah di sini adalah ketika solat tarawih, yang menjadi imam adalah para santri yang telah hafal 20 sampai 30 juz," katanya.
Sementara usia mereka yang biasa menjadi imam solat tarawih adalah 15 sampai 20 tahun.
"Mereka tentu sudah dilatih, seperti bacaan solat dan tajwidnya, untuk itu beberapa santri di sini sudah dipercaya menjadi imam solat tarawih," tandasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ponpes-tahfidz_20170614_125438.jpg)