Ini 2 Jalur Alternatif yang Bisa Dilalui Untuk Hindari Kemacetan di Jalan Raya Puncak
Untuk itu, ada beberapa jalur alternatif yang bisa digunakan untuk bisa terhindar dari kemacetan puncak.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Biasanya, kepadatan lalu lintas di Jalur Puncak bakal terjadi pada hari H lebaran hingga H+1 lebaran.
Disamping banyak warga sekitar Puncak yang berkunjung ke sanak saudaranya, ditambah banyak tempat wisata yang menjadi tujuan pelancong saat libur lebaran.
Kepadatan kendaraan bisa terjadi mulai dari Simpang Gadog hingga di beberapa titik di sepanjang Jalur Puncak.
Untuk itu, ada beberapa jalur alternatif yang bisa digunakan untuk bisa terhindar dari kemacetan puncak.
Diantaranya:
- Via Gunung Geulis
Jalur alternatif ini dari berawal dari Sentul mengarah ke Gunung Geulis, Sukaraja, hingga menembus ke Perumahan Bukit Pelangi (Rainbow Hill) Babakan Madang yang nantinya bisa mengarah ke Puncak Gadog, Megamendung.
Kondisi jalan ini terpantau mulus tidak begitu banyak lubang-lubang kerusakan jalan namun pengendara diimbau berhati-hati karena jalan cukup berliku.
Jalur ini pun ketika memasuki simpang ke Bukit Pelangi terpantau agak sepi dari penyedia jasa tambal ban, warung-warung namun bakal diwarnai oleh pemandangan hijau kanan kiri jalan.
- Jalan Alternatif Megamendung
Jalur alternatif Megamendung ini bisa dimasuki melalui Simpang Ratna Teluk Pinang dan juga bisa dimasuki dari Ciawi dan Simpang Gadog.
Jalan ini mengarah ke Polsek Megamendung melewati beberapa kampung hingga nantinya bakal keluar di Jalur Puncak Cisarua.
Tidak hanya itu, jalur ini juga bisa mengarah ke jalur alternatif Citeko yang mengarah ke Cibeureum Taman Safari Indonesia.
Kondisi jalan di sepanjang jalur alternatif ini terpantau cukup banyak lubang jalan yang membuat pengendara terganggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/jalur-alternatif-puncak_20160910_184544.jpg)