Syiar Ramadhan di Pondok Pesantren

Ponpes Darul Ulum Cetak Santri Ahli Fikir dan Dzikir

kegiatan utama Yayasan Pesantren Daarul Uluum adalah program pendidikan TPA, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliah.

Tayang:
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Soewidia Henaldi
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Pondok Pesantren Darul Uluum Bantar Kemang, Bogor Timur, Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Keberadaan Pondok Pesantren (Ponpes) di Kota Bogor ini berawal dari sebuah majlis atau pengajian agama di mushola kecil.

Seiring perkembangannya, majelis ini berubah menjadi Ponpes bernama Darul uluum.

Ponpes ini didirikan oleh Kiai Haji Syuja'i.

Seorang Staf Pengajar di Ponpes Darul Uluum Bogor, Rizal Azizi menuturkan bahwa saat itu murid Kiai Haji Syuja'i pun semakin banyak dan terus bertambah.

"Jadi sejarah berdiri dan berkembangnya itu, saat itu semakin bertambah banyaknya santri yang berdatangan dari luar daerah kota Bogor, sehingga KH Elon Syujai menyiapkan tempat untuk para santri belajar ilmu agama yaitu di Bantar Kemang, karena memang beliau juga lahir di Bantar Kemang," katanya.

Rizal menambahkan bahwa mulai dari saat itulah pondok yang masih sederhana ini terus berkembang pembangunannya untuk terus menampung santri yang ingin belajar agama.

Ia menerangkan bahwa untuk saat ini unit kegiatan utama Yayasan Pesantren Daarul Uluum adalah program pendidikan TPA, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliah.

Pesantren Darul Uluum
Pesantren Darul Uluum (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

"Kalau untuk program unggulannya ada Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Kitab Kuning, Jamiatul Quro, karena Visi dari pondok pesantren Darul Uluum ini adalah untuk menjadi lembaga pendidikan Islam, sehat, dan berdisiplin, untuk melahirkan pelajar-pelajar muslim yang ahli fikir, ahli dzikir dan berilmu amaliyyah dan beramal ilmiyyah," katanya

Selain itu, Rizal menambahkan bahwa ponpes Darul Uluum juga memiliki misi mencetak lulusan yang senantiasa istiqamah menjalankan seluruh ajaran-ajaran Islam serta menjunjung tinggi Al-Akhlaq-Karimah

"Ya intinya itu ingin mencetak lulusan yang cerdas, kreatif, mandiri, bertanggung jawab, dan berkesadaran sosial tinggi, lulusan yang menguasai secara aktif bahasa arab, menguasai skill kependidikan sehingga senantiasa dapat memerankan fungsi pendidikan, dan menguasai dasar-dasar pengembagan sains dan teknologi," katanya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved