14.350 Orang Sudah Daftar Untuk Ikuti Istana Bogor Open, Ada yang dari Jepang

Untuk lokasi pendaftarannya bisa dilakukan di Kantor Disparbud jalan Pandu Raya, dan di Gedung Kemuning Gading, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika | Editor: Yudhi Maulana Aditama
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Istana Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor kembali akan menggelar kegiatan Istana untuk rakyat (Istura) atau kerap disebut Istan Open.

Sejak dibukanya pendaftaran pada tanggal 15 Juni 2017 lalu hingga hari ini, Rabu(12/7/2017), tercatat sebanyak 14.350 warga Kota Bogor mau pun luar Kota Bogor telah mendaftarkan diri mengikuti kegiatan tersebut.

"Dari luar Kota Bogor banya seperti Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok, dan lain sebagainya, bahkan dari luar negeri juga ada, misal dari Jepang," ujar Kadisparbud Kota Bogor, Syahlan Rasidi kepada TribunnewsBogor.com.

Syahlan menuturkan bahwa jumlah pendaftar tersebut masih akan terus bertambah hingga batas waktu pendaftaran ditutup, yakni pada tanggal 28 Juli 2017 mendatang.

Untuk lokasi pendaftarannya bisa dilakukan di Kantor Disparbud jalan Pandu Raya, dan di Gedung Kemuning Gading, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor.

"Targetnya 20 ribu pendaftar, kalau tahun lalu itu hanya 18 ribu," jelasnya.

Seperti diketahui sebelumya bahwa kegiatan yang diselenggarakan satu tahun sekali itu merupakan rangakaian acara dari perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) yang ke-535.

Istura tahun ini akan digelar selama lima hari mulai tanggal 24-28 Juli 2017 mendatang.

Setiap peserta yang telah mendaftar akan diberikan tiket oleh pihak panitia, di mana dalam tiket tersebut tertera tanggal peserta mengikuti Istura.

Adapun beberapa persyaratan yang harus diikuti para peserta Istura seperti dilarang membawa tas, dilarang membawa kamera, batas usia peserta minimal sepuluh tahun, pakaian bebas tapi rapi (bukan kaus oblong), dan dilarang memakai sandal.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved