Diprotes Warga Karena Jalan Rusak, Kades Kedung Waringin Langsung Borong Sirdam

jalan milik Pemkab Bogor yang berada di wilayahnya itu sekarang ini sudah selesai proses lelang sehingga tinggal menunggu langkah perbaikan

Tayang:
Penulis: Damanhuri | Editor: Yudhi Maulana Aditama
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
jalan di wilayah Desa Kedung Waring, Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Pemerintah Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor berjanji akan mengupayakan keluhan warganya terkait perbaikan jalan rusak.

"Dari dulu sudah kami upayakan dan disampaikan melalui tingkat kecamatan hingga pemerintah daerah," kata Kepada Desa Kedung Waringin, Sukarno kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (25/7/2017).

Menurutnya, saat ini kerusakan jalan tersebut akan ditanggulangi sementara waktu dengan langkah pengurukan menggunakan sirdam (campuran pasir dan kerikil batu makadam).

"Waktu itu juga pernah diuruk pake sirtu (pasir dan batu), tapi saat hujan tergerus air lagi," terangnya.

Namun, saat ini pihaknya sudah memesan sirdam untuk menguruk jalan rusak itu.

"Sudah dipesan dua truk sirdam untuk menguruk jalan rusak di lokasi itu, belinya pakai uang pribadi saya biar warga bisa tetap beraktifitas," ungkapnya.

Menurut informasi yang ia terima, jalan milik Pemkab Bogor yang berada di wilayahnya itu sekarang ini sudah selesai proses lelang sehingga tinggal menunggu langkah perbaikan.

"Masyarakat saya mohon untuk bersabar, pemerintah juga tidak tiggal diam melihat ini. Soalnya proses lelang juga sudah selesai jadi tinggal tunggu pengerjaanya saja," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Warga yang kesal karena banyak pengendara yang jatuh di lokasi jalan rusak membuat pegawai Desa Kedung Waringin, Kabupaten Bogor panik.

Kondisi jalan di wilayah Desa Kedung Waring, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor sudah sangat memprihatinkan.

Warga setempat yang kesal karena sering kali terjadi kecelakaan akibat jalan berlubang, membuat sebuah aksi protes.

"Semalam pas habis hujan jalan ditutup warga, soalnya banyak warga yang pakai motor jatuh," kata salah Lilis (28) warga sekitar kepada TribunnewsBogor.com

Pemblokiran jalan, sambung Lilis, dilakukan di sekitar kampung Lio Masjid, Desa Kedung Waringi, Kecamatan Bojonggede.

"Tadi pagi juga sempat ada aksi lagi, tapi tidak lama karena ada orang dari desa tadi minta aksi dihentikan," tambahnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved