Masih Banyak Buruh Pabrik di Kabupaten Bogor Belum Terdaftar BPJS Kesehatan

dari total jumlah perusahaan di Kabupaten Bogor setengahnya didominasi oleh perusahan garmen.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Yudhi Maulana Aditama
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kerjasama antara BPJS Kesehatan dengan Balai Pelayanan Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah I 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Dari 1200 Perusahaan di Kabupaten Bogor yang terdafar di Balai Pelayanan Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah I belum semua mendaftarkan karyawannya sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Kepala Balai Pelayanan Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah I, Teguh Khasbudi mengatkan bahwa dari total jumlah perusahaan di Kabupaten Bogor setengahnya didominasi oleh perusahan garmen.

"Iya dari total perusahaan yang terdaftar di kami itu perusahaan setengahnya garmen dan baru sedikit perusaaan garmen yang mendaftarkan karyawannya sebegai peserta BPJS," ujar Teguh usai menandatangani kerjasama dengan BPJS Kesehatan di Balai Pelayanan Pengawas Ketenaga kerjaan Wilayah I, Jalan kS Tubun, Kota Bogor.

Karena banyaknya perusahaan di Kabupan Bogor yang belum mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kantor Cabang Cibinong melakukan kerjasaman dengan Balai Pelayanan Pengawas Ketenaga kerjaan Wilayah I.

Dengan adanya kerjasama tersebut Balai Pelayanan Pengawas Ketenaga kerjaan Wilayah I berharap bisa membantu untuk mendorong perusahaan agar mendaftarkan kryawannya menjadi peserta BPJS.

"Dari jumlah yang sudah ditargetkan oleh BPJS kita akan membantu membina dan mendorong perusahaan untuk menjadi peserta BPJS, karena ini untuk saudara kita juga para karyawan dan pekerja agar terlindungi kesehatannya," ujarnya Selasa (25/7/2017).

Sementara itu Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kantor Cabang Cibinong, Andrika Wendi mengatakan bahwa dalam undang-undang disebutkan bahwa setiap pemberi kerja wajib mendaftarkan dirinya dan pekerjanya srbagai peserta BPJS.

"Jadi kita bersama kepala balai mengawasi dan memeriksa serta mengajak untuk perusahaan taat aturan yaitu mengikuti BPJS dan membayar iurannya," katanya

Andrika menjelaskan dari 800.000 target peserta BPJS di Kabupaten Bogor, ada 500.000 yang sudah terdaftar, 300.000 diantaranya adalah karyawan," katanya.

Andrika pun mengakui bahwa pada prakteknya dilapangan masih banyak perusahaan yang belum mendaftarkan karyawannya.

"Maka dari itu kita mengajak balai ketenagakerjaan ini untuk mengawasi, memeriksa perusahaan yang belum atau yang sudah mengikuti BPJS, nanti akan didorong untuk ikut dalam peserta BPJS," ujarnya.

Pada acara tersebut juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara Cabang BPJS Kesehatan Kantor Cabang Cibinong dengan Balai Pelayanan Pengawas Ketenaga kerjaan Wilayah I.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved