Anggota Dewan Tantang Satpol PP Kota Bogor Segel Pembangunan Transmart

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sangat lalai dalam melakukan pengawasan terhadap aktifitas kegiatan pembangunan di Kota Bogor

TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Transmart 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pembangunan pusat perbelanjaan modern, Transmart di Jalan KH RD Abdullah Bin Nuh, Yasmin, Kota Bogor terus menuai sorotan dari berbagai pihak.

Hal itu disebabkan pembangunan proyek tersebut belum mengantungi izin membangun bangunan (IMB).

Tak ayal, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto pun meminta kepada Satpol PP Kota Bogor untuk segera menghentikan aktifitas pembangunan tersebut.

Namun, rupanya ketegasan Bima Arya justru dikritik oleh anggota Komisi C DPRD Kota Bogor, Zaenul Mutaqin (ZM).

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sangat lalai dalam melakukan pengawasan terhadap aktifitas kegiatan pembangunan di Kota Bogor. 

Pembangunan Transmart yang dilaksanakan tanpa memiliki izin IMB, merupakan sebuah pelanggaran terhadap aturan Perda yang sangat berat, dan sudah seharusnya sejak awal diketahui adanya aktifitas pembangunan, Pemkot Bogor segera menghentikannya.

"Berdasarkan aturan di Kota Bogor, setiap ada aktifitas kegiatan pembangunan, maka harus diawali dengan memiliki izin IMB. Sebelum IMB keluar, maka tidak boleh ada aktifitas pembangunan apapaun di lokasi itu," ungkapnya kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (28/9/2017).

Zaenul menegaskan, apapun alasannya, pihak Pemkot Bogor harus bisa bersikap tegas dan tidak boleh tebang pilih. 

"Coba kita akan lihat, Satpol PP berani atau tidak menindak dan menyegel proyek bangunan tersebut, kalau memang ada pelanggaran disana, tindak tegas saja," jelasnya.

Sebelumnya, Kasatpol PP Kota Bogor, Herry Karnadi mengatakan, pihaknya telah mendatangi lokasi proyek dan memberikan peringatan kepada pihak transmart agar secepatnya mengurus perizinannya.

"Kalau dalam waktu seminggu belum ada kejelasan soal perizinan maka kita akan melakukan tindakan polisional, kita akan segel," katanya kepada wartawan di Hotel Salak Tower, Rabu (27/9/2019).

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved