Benturan dengan Choirul Huda Hingga Meninggal, Begini Nasib Bek Persela Ramon Rodrigues Sekarang
Begitu juga dengan para pemain sepak bola internasional yang mengucapkan belasungkawa kepada Choirul Huda.
Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Yudhi Maulana Aditama
"Batas terlama hanya empat menit," tegas dia.
Cara sederhana untuk melihat apakah jalan napasnya berfungsi normal atau tidak adalah berkomunikasi dengan korban.
Seperti menanyakan nama, yang dirasa sakit mana saja.
"Kalau bisa ngomong berarti oke. Kalau enggak bisa, harus segera dilakukan penanganan jalan nafas. Dinaikkan kepalanya, angkat dagu tekan dahi," ujar Dyah
Tahapan selanjutnya ada B, yakni Breathing Support (Bantuan Pernapasan) yang dilakukan menggunakan mulut penolong.
C, Circulatory Support (Bantuan Sirkulasi) adalah pijatan jantung luar.
Dengan memahami langkah-langkah itu, siapa pun berpotensi menyelamatkan orang terkasih dari meninggal akibat hypoxia.
Kasus Choirul Huda
Jika seksama melihat video detik-detik Huda berbenturan dengan pemain lainnya, nampak lidah Huda tertelan.
Dyah mengungkapkan, memang lidah juga paling sering menyebabkan sumbatan jalan nafas pada kasus korban dewasa.
Saat korban hilang kesadaran, otot-otot akan melemas, termasuk otot dasar lidah yang jatuh ke belakang sehingga jalan napas tertutup.
"Contoh sederhana seperti saat orang ngorok, itu ada sumbatan. Itu salah satu tanda ada pembuntuan jalan napas," katanya.
Dyah menuturkan, benturan yang terjadi sangat mungkin berujung pada tersumbatnya jalan napas.
Baca: Agus Yudhoyono Berkunjung ke Mako Brimob, Ahok Titip Salam untuk SBY Lewat Surat Ini
Dalam kasus Choirul, penyelamatan menjadi tantangan tersendiri.
Pengecekan kemungkinan atlet mengalami gagal napas dan hypoxia harus dilakukan sesegera mungkin.
Namun, pengecekan kadang bisa terhambat.
"Saat (korban) blek (jatuh), kita enggak bisa langsung ke lapangan, harus tunggu perintah dari wasit," tukasnya.
Dia menyebut, trauma saluran napas adalah salah cedera yang membuat atlet rentan memgalami kematian.
Penulis : Gloria Setyvani Putri
Sumber Kompas.com :"Bagaimana Kasus Choirul Huda Beri Pelajaran tentang "Hypoxia"?"