Hari Pahlawan 10 November - Begini Rupa Seragam Pelatih Tentara PETA Asal Jepang

Tampak seragam yang disertai dengan ikat pinggang hingga sepatu itu di simpan di dalam lemari kaca.

Tayang:
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Koleksi di Museum PETA, Jalan Jenderal Sudirman, Bogor Tengah, Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Beragam koleksi senjata terpajang di Museum Pembela Tanah Air (PETA), Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor.

Ada sebanyak 360 pucuk senjata yang dulu digunakan para tentara PETA terdapat di Museum PETA.

Selain itu, terdapat pula penjelasan mengenai sejarah terbentuknya tentara PETA lewat sebuah diorama.

Namun bukan hanya diorama ataupun ragam senjata saja yang bisa ditemukan di Museum PETA.

Di Museum PETA pun rupanya terdapat koleksi lainnya yang tentunya menarik dan sangat bersejarah.

Koleksi tersebut diantaranya adalah seragam tentara Jepang lengkap dengan pedang katananya.

Seragam tersebut merupakan milik Letnan I Oshindai.

Dia adalah seorang pelatih tentara PETA di Bogor asal Jepang.

Tampak seragam yang disertai dengan ikat pinggang hingga sepatu itu di simpan di dalam lemari kaca.

Pemandu Museum, Ani Sumarni mengatakan bahwa seragam dan pedang katana tersebut bukanlah sebuah replika.

"Itu asli milik pelatih dari Jepang, dulu melstih para pemuda yang tergabung dalam PETA," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (10/11/2017).

Adapun pedang katana milik Oshindai yang juga turut dipajang di Museum tersebut memiliki panjang 104 sentimeter demgan lebar bilah pedang 3 sentimeter.

"Pedang katana pun asli bukan sebuah replika," katanya.

Dijelaskannya lebih lanjut bahwa, dua koleksi itu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

"Sebenarnya ada koleksi lain yang menarik, yaitu tandu panglima Sudirman, hanya saja tandu tersebut hanya replika," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved