Hari Pahlawan

Hari Pahlawan 10 November, Museum PETA Ramai Pengunjung, Mayoritas Penasaran Dengan Benda Ini

Di museum PETA sendiri terdapat diorama yang menceritakan sejarah terbentuknya tentara PETA.

Tayang:
Penulis: Mohamad Afkar Sarvika | Editor: Yudhi Maulana Aditama

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Momentum Hari Pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November rupanya dimanfaatkan sebagian masyarakat Kota Bogor untuk berkunjung ke museum.

Satu diantara museum yang ramai dikunjungi di Hari Pahlawan ialah museum Pembela Tanah Air (PETA) yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor.

Di museum PETA sendiri terdapat diorama yang menceritakan sejarah terbentuknya tentara PETA, yang merupakan cikal bakal Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Selain itu terdapat pula koleksi persenjataan yang dulu digunakan oleh para tentara PETA.

Mayoritas pengunjung penasaran dengan koleksi senjatanya.

Seperti halnya seorang pengunjung, Rizka Permata (17) yang mengatakan bahwa, dirinya selama ini cukup banyak mengetahui soal PETA melalui pelajaran di sekolahnya.

Museum PETA
Museum PETA (TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika)

"Biasanya hanya belajar lewat buku, baca-baca, tapi di sini bisa lihat langsung koleksi peninggalan tentara PETA, seperti senjata-senjata yang dulu pernah digunakan," ucap pelajar kelas 2 SMA ini.

Rizka yang datang bersama temannya itu pun berujar bahwa kedatangannya ke museum PETA merupakan yang pertama kalinya.

"Pertama kali, dan ternyata di sini benar-benar menyimpang banyak sejarah, banyak yang bisa saya pelajari, menariknya, sejarah PETA di museum ini dikemas dalam bentuk diorama," ucapnya.

Sementara itu di tempat yang sama, seorang pemandu museum, Ani Sumarni berujar bahwa pada momen tertentu pengunjung Museum PETA memang selalu mengalami peningkatan.

Seperti pada momen peringatan Hari Pahlawan yang jatuh hari ini, Jumat (10/11/2017).

Museum PETA
Museum PETA (TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika)

"Mungkin karena momennya juga pas, terus jadi banyak yang datang, kebanyakan rombongan dari sekolah, tapi perorangan pun ada saja," jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa biasanya dalam satu hari sedikitnya ada tiga sampai lima rombongan yang datang mengunjungi museum PETA.

"Sebenarnya tidak menentu, tapi untuk hari ini sudah beberapa rombongan yang datang sekitar lima rombongan," jelasnya.

Dia pun sedikit menjelaskan, ada sebanyak 360 pucuk senjata yang dipajang di Museum PETA.

"Lengkap dengan deskripsi senjatanya, kemudian juga ada 14 diorama yang menjelaskan sejarah PETA," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved