Gas 3 Kilogram Langka
Ketua Hiswana Migas Sebut Musim Hujan dan Musim Kawin Bisa Jadi Penyebab Gas 3 Kg Langka
faktor lainnya seperti musim pernikahan ditambah banyaknya UKM menggunakan tabung gas LPG 3 kg membuat banyak warga lain tidak kebagian.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ketua Hiswana Migas Bogor, Bahriun, mengatakan bahwa kelangkaan gas LPG 3 kg yang dikeluhkan warga Bogor disebabkan oleh beberapa faktor.
Lanjut Bahriun faktor-faktor tersebut diantaranya adalah liburan panjang Maulid Nabi dan musim penghujan.
"Faktornya banyak, satu karena liburan panjang kemarin maulid nabi, terus musim hujan, musim hujan itu pengaruh, karena pemakaian satu menjadi tiga," ujar Bahriun kepada wartawan, Senin (4/12/2017).
Selain itu menurutnya, faktor lainnya seperti musim pernikahan ditambah banyaknya UKM (Usaha Kecil dan Menengah) menggunakan tabung gas LPG 3 kg membuat banyak warga lain tidak kebagian.
"Musim kawinan sekali bisa pake 15 tabung lho, pesta mereka masak, bahkan sampe 20 tabung," ungkapnya.
Menanggapi kelangkaan gas LPG karena faktor-faktor tersebut, pihaknya pun sejak hari ini Senin (4/12/2017) giat melakukan operasi pasar di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor yang terbagi beberapa tim.
Dimana, lanjutnya, operasi pasar itu diberi aturan bahwa warga harus membawa KTP dan maksimal beli 3 tabung gas per kepala keluarga untuk satu bulan.
Terkait kelangkaan tersebut ia juga menghimbau kepada warga untuk tidak terlalu khawatir karena stok gas LPG untuk Kota dan Kabupaten Bogor masih aman.
"Ada laporan, kita operasi pasar, karena kebutuhan masyarakat harus kita penuhi ya, kuota untuk bulan ini juga cukup, kota 700 ribu dan kabupaten 4 juta," ungkapnya.