Breaking News:

Kemacetan di Perlintasan Kereta Bojonggede Bisa Sampai 1 jam, Usulan Bangun Fly Over Terkendala

kondisi jalan yang tak begitu lebar menjadi salah satu penyebab kawasan tersebut selalu padat pada pagi dan sore hari.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika | Editor: Yudhi Maulana Aditama
tribunnnewsBogor.com/ Muhammad Afkar Sarvika
perlintasan rel kereta di Bojonggede 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Kondisi lalu lintas dekat perlintasan kereta api di Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor ini kerap dikeluhkan pengendara.

Pasalnya, setiap harinya pada waktu pagi dan sore kondisi lalu lintas di kawasan tersebut selalu padat.

Antrean kendaraan pun tak bisa dihindari saat kereta commuer line melintas di kawasan itu.

Seorang warga, Agus Setiawan (25) mengatakan bahwa, kondisi jalan yang tak begitu lebar menjadi salah satu penyebab kawasan tersebut selalu padat pada pagi dan sore hari.

"Iya udah mah jalannya sempit, terus kereta itu kalau lagi jam masuk dan pulang kerja rentan waktu saat melintasnya ga lama, jadi wajar aja macet," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Senin (22/1/2018).

Sekretaris Desa Bojonggede, Mohamad Zamhur pun tak menampik akan hal itu.

Dirinya bahkan mengatakan kepadatan yang terjadi di tiitk itu bisa memakan waktu satu jam.

"Saya sendiri pernah merasakannya, jadi pas lagi padat-padatnya, saya lihat sampai ada sembilan kereta lewat saya masih belum lewati perlintasan kerera api itu," ungkapnya kepada TribunnewsBogor.com.

Sejauh ini, pihaknya pun tak tinggal diam untuk bisa meminimalisir kepadatan di titik tersebut.

Dikatakannya bahwa pihaknya telah mengajukan usulan agar dibangunkan fly over.

Namun sayangnya, wacana tersebut hingga saat ini belum terealisasikan.

"Iya sudah lama mengajukan ke Pemerintah Daerah (Pemda) tapi memang terkendala di anggaran," terangnya.

Meski demikian, pihaknya akan terus berupaya sebisa mungkin agar wacana dibangunnya fly over di titik itu bisa segera direalisasikan.

"Karena untuk kebaikan bersama juga, kepadatan kendaraan juga mungkin bisa lebih diminimalisir, untuk itu ketika ada pertemuan seperti Musrembang, usulan ini selalu disampaikan," tukasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved