Ciliwung Siaga 1
Detik Menegangkan Ketika Warga Pangkalan Jambu Dua Bogor Selamatkan Ibu Dari Banjir
Bendung Katulampa bahkan sempat menetapkan sebagai siaga satu hingga akhirnya turun menjadi siaga tiga pada pukul 13.30 WIB.
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewaBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA -Udara dingin Kota Bogor berubah menjadi kepanikan bagi warga Kampung Pangkalan Jambu Dua, RT 2/5, Bogor Utara, Kota Bogor.
Hujan yang mendera sejak Minggu malam (4/2/2018), membuat volume air Sungai Ciliwung meningkat.
Bendung Katulampa bahkan sempat menetapkan sebagai siaga satu hingga akhirnya turun menjadi siaga tiga pada pukul 13.30 WIB.
Meningkatnya volume air membuat wilayah Kampung Pangkalan Jambu Dua terendam banjir.
Air mulai merendam rumah-rumah warga pukul 09.00 WIB, Senin (5/2/2018).
Yusuf yang tinggal dengan 12 jiwa lainnya beserta ibu menjadi panik.
Pria berusia 28 tahun tersebut bergegas memapah ibunda keluar dari rumah.
"Iya khawatir saja," kata Yusuf pada TribunnewsBogor.com.
Yusuf membawa ibunya ke tempat yang lebih aman.
Setelah memastikan sang ibu sudah selamat, ia kembali ke rumah.
"Saya pantau dari sini, takur soalnya air tambah tinggi," papar Yusuf.
Sambil terus waspada, Yusuf memindahkan barang-barang elektronik ke dataran yang lebih tinggi.
Melihat bencana tersebut, Yusuf menkhawatirkan siklus lima tahunan yang kerang menimpa tempat tinggalnya.
Terakhir, tahun 2012 lalu rumah Yusuf juga terendam air dari Sungai Ciliwung.
"Enggak tau ya kenapa tapi siklusnya ini lima tahun sekali, terakhir banjir besar seperti ini itu 2012," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/banjir_20180205_140910.jpg)