Mengerikan ! Inilah Kelainan-Kelainan Pada Anak Yang Lahir Dari Pernikahan Sedarah

Baru-baru ini beredar kabar mengejutkan dari seorang kakak laki-laki yang menikahi adik perempuannya di daerah Riau.

Tayang:
Editor: khairunnisa
Intisari
Kelainan pada anak dari hasil pernikahan sedarah 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Baru-baru ini beredar kabar mengejutkan dari seorang kakak laki-laki yang menikahi adik perempuannya di daerah Riau.

Pasalnya, bukan hanya secara norma masyarakat, namun secara agama hal itu terlarang karena akan membawa dampak yang buruk dalam berbagai hal termasuk keturunannya.

Inses atau pernikahan sedarah memang hal yang tabu hampir di setiap budaya di seluruh dunia.

Namun rupanya tidak selalu begitu.

Para bangsawan zaman dulu ternyata biasa melakukannya untuk menjaga agar darah kerajaan tetap murni.

Penguasa Mesir khususnya sering menikahi saudara kandung mereka atau bahkan anak mereka sendiri.

Namun, mereka harus membayar mahal kerena mutasi genetik mereka menyebabkan permasalahan yang serius pada keturunan dan variasi genetik baru mulai muncul dalam jangka waktu yang sangat lama seperti dilansir dari Ranker.

Baca: Harga Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus Tembus Rp 15 Juta ?

1. Rahang bawah lebih panjang

Keluarga bangsawan Habsburg mengatur pernikahan sedarah untuk melindungi kepentingan mereka sendiri.

Sayangnya, genetika mereka menghasilkan anak-anak yang memiliki rahang bawah yang panjang dan menonjol, sehingga tidak dapat berbicara dengan benar, tidak bisa mengunyah dan air liur menetes ke mana-mana.

Kasus terburuk ditemukan pada Charles II Spanyol yang juga mengalami cacat kognitif, dia baru belajar bicara usia 4 tahun dan berjalan pada usia 8 tahun.

Kelainan pada anak pernikahan sedarah
Kelainan pada anak pernikahan sedarah ()

2. Tengkorak memanjang di bagian belakang

Kebiasaan kerjaan Mesir yang sangat bergantung pada inses menyebabkan tulang tengkorak memanjang di bagian belakang.

Raja Tut misalnya, dia mengalami bentuk tengkorak seperti itu, bibir atas sumbing dan tuang yang hilang pada kakinya dan skoliosis.

Sumber: Intisari
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved