Pemasangan Beton Tol BORR Dilakukan Siang Hari, Warganet Ngeri
Proses pemasangan beton pada tiang penyangga di proyek Bogor Ring Road (BORR) Seksi II berlangsung kurang lebih selama 20 menit.
Penulis: Aris Prasetyo Febri | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunNewsBogor.com, Aris Prasetyo Febri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT – Cara kerja di proyek Tol Bogor Ring Road (BORR) seksi II B di Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sareal, Kota Bogor menuai banyak protes dari warganet.
Proses pemasangan beton pada tiang penyangga di proyek Bogor Ring Road (BORR) Seksi II berlangsung kurang lebih selama 20 menit.
Pantauan TribunnewsBogor.com siang ini, Selasa (20/2/2018), petugas proyek sempat menutup akses Jalan KH. Soleh Iskandar dari arah Bogor menuju Parung.
Jalan itu ditutup karena petugas akan mengangkat dan memasang beton pada tiang penyangga menggunakan crane.
Penutupan itu jalan dilakukan sekitar lima menit, kemudian setelah beton terangkat setinggi 3 meter,
Jalur yang menghubungkan Bogor dengan Parung itu kembali dibuka oleh petugas.
TribunnewsBogor.com sempat melakukan siaran langsung dari lokasi proses pemasangan beton itu melalui jejaring sosial Facebook.
Tak lama kemudian beberapa netizen yang menyaksikan tayangan itu memberikan komentarnya masing-masing.
"Wah bahaya tuh lalinnya enggak di stop," tulis akun MM Dafirin.
"Sangat berbahaya untuk mengurangi bila terjadi hal yang tidak diinginkan waktunya lebih baik pemasangan malam hari pak," tulis akun Tegu Budi.
"Kenapa arus kendaraan tidak bisa dialihkan.. karena bahaya bagi pemakai jalan bagian bawah," tulis akun Edwin Saptenno.
"Ngeri jatuh cranenya," tulis akun Untung Pujiono.
Sedangkan akun dengan nama Asrudin menuliskan,
"Indonesia style, enggak safety"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/tol-borr_20180220_133538.jpg)