SNMPTN 2018
Daftar SNMPTN, Siswa SMAN 7 Kota Bogor Tak Bisa Akses Server Sejak Pagi
Siswi lainnya menduga kalau sulitnya akses ke server dikarenakan banyaknya yang mengakses ke situs tersebut.
Penulis: Aris Prasetyo Febri | Editor: Vivi Febrianti
Laporan Wartawan TribunNewsBogor.com, Aris Prasetyo Febri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA – Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SNMPTN) 2018 berlangsung mulai hari ini, Rabu, 21 Februari - 6 Maret 2018.
Meski demikian, sejumlah siswa di Kota Bogor hingga siang ini masih kesulitan mengakses ke situs tersebut.
Hal itu disampaikan siswa SMA Negeri 7 Kota Bogor, Fatwa Wijaya (17), yang kesulitan mengakses sejak pagi tadi.
"Belum bisa dibuka, mungkin servernya lagi bermasalah," katanya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (21/2/2018).
Siswi lainnya menduga kalau sulitnya akses ke server dikarenakan banyaknya yang mengakses ke situs tersebut.
"Ini kan yang akses seluruh Indonesia, jadinya susah dibuka mungkin," tutur Frisanti (17) siswi SMA Negeri 7 Bogor.
Meski begitu, beberapa siswa lainnya mengaku sempat terkoneksi, namun akhirnya terputus lagi.
"Sempat bisa kebuka, tapi waktu masukin data diri langsung ketutup lagi," ucap Sandra (17) siswi SMA N 7 Bogor.
Meski begitu, ketiganya tetap optimis bisa lolos dan server akan bisa kembali dibuka lagi.
"Tapi optimis sih yakin lolos, alhamdulillah nilai saya stabil dari semester satu mas," kata Fatwa.
Sulitnya masuk ke situs tersebut juga dikhawatirkan oleh Guru Bimbingan Konseling SMA Negeri 7 Bogor, Endang.
Endang menyatakan dirinya tidak dapat membuka situs resmi pengumuman SNMPTN 2018 melalui akun resmi sekolah sejak pagi tadi.
"Iya susah masuk dari pagi, mungkin serentak seluruh Indonesia mengakses jadinya sulit. Semoga nanti sore atau malam lancar," katanya.
Ia juga menjelaskan, pihak sekolah telah mendaftarkan nama-nama peserta SNMPTN 2018 dari SMA Negeri 7 Bogor ke Dinas Pendidikan Kota Bogor.
"Pihak sekolah juga menyeleksi siswa-siswi yang memiliki prestasi dan nilainya konsisten dari semester satu hingga semester lima," ujar Endang.
Endang mengaku SMA Negeri 7 Bogor mendapat kuota peserta sebanyak 50 persen karena sudah terakreditasi A.